Tangerang Selatan – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memetakan potensi kerawanan guna menjaga kondusifitas wilayah serta memperkuat pengawasan terhadap orang asing.
Pembahasan tersebut dilakukan dalam rapat Forkopimda Kota Tangsel yang digagas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangsel di Serpong pada Kamis, 27 November 2025.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, menyampaikan bahwa laporan dari berbagai instansi menunjukkan kondisi Kota Tangsel masih relatif aman dan terkendali.
“Saya bergembira bahwa secara keseluruhan, laporan dari Polres, intelijen, imigrasi dan sebagainya Tangerang Selatan relatif kondusif lah dari berbagai aspek,” katanya usai rapat.
Meski demikian, Benyamin mengakui masih adanya sejumlah pelanggaran terkait penyalahgunaan narkoba.
“Pelanggaran-pelanggaran tetap ada, soal narkoba, tetapi sudah dijelaskan tadi, pencegahannya terus diupayakan,” ungkap Benyamin.
Selain persoalan narkoba, pengawasan terhadap orang asing juga menjadi perhatian. Berdasarkan data dari Rumah Detensi Imigrasi (Redenim) Jakarta, terdapat 118 orang asing yang mengungsi di Kota Tangsel dan menempati dua rumah penginapan di kawasan Ciputat Timur.
“Kita kan baru tahu juga. Nah ini yang perlu dikomunikasi dan dirumuskan bersama bagaimana penanganan dan kebijakannya terhadap pengungsi orang asing yang ada di Tangsel,” papar Benyamin.
Ia berharap seluruh elemen masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan dan kondusifitas lingkungan. ***










