DISTRIKBANTENNEWS.COM, Banten Minta - Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah di Pemerintah Provinsi Banten untuk bergerak cepat. Instruksi ini terkait penanganan dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Banten.
Banjir tersebut terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah itu sejak beberapa hari terakhir. Kondisi ini menyebabkan sebanyak 62 desa dan kelurahan terendam.
“Saya minta kepada semua OPD harus segera tanggap darurat untuk mengantisipasi banjir. Hujannya sangat deras, dari pagi sampai malam,” ujar Dimyati di Kota Serang, pada Minggu kemarin (8/3/2026).
Wagub Dimyati menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi masyarakat yang terdampak banjir di berbagai wilayah. Menurutnya, pemerintah harus segera hadir untuk memberikan penanganan dan bantuan kepada warga.
“Karena itu semua dinas harus bergerak,” katanya. Dimyati secara khusus meminta sejumlah perangkat daerah yang berkaitan langsung dengan penanganan bencana agar segera turun ke lapangan.
Ini termasuk dinas teknis penanganan bencana hingga penanganan sosial.
“Pertama Dinas Sosial, BPBD, PUPR, Perkim, dan semua dinas terkait saya minta aktif,” tegasnya. Ia menambahkan, banjir di beberapa wilayah menunjukkan bahwa sejumlah kawasan di Banten memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap cuaca ekstrem.
Oleh karena itu, seluruh jajaran harus memiliki kepekaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat seperti banjir.
“Kita harus punya sense of crisis terhadap kondisi ini,” tutup Dimyati.
Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, banjir yang terjadi pada 6–8 Maret 2026 telah berdampak pada 62 desa dan kelurahan. Wilayah terdampak tersebar di Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Kabupaten Serang, Kota Serang, serta Kota Cilegon.
***