KOTA SERANG — Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menegaskan komitmennya menerapkan sistem objektif dalam penempatan aparatur, melalui rangkaian tes yang dilaksanakan oleh CACT ProASN. Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diisi oleh pejabat yang tepat sesuai kompetensi.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menekankan pentingnya profesionalisme dalam proses penempatan pejabat.
"Kalau ingin pembangunan sukses, OPD harus diisi orang yang tepat. Karena itu saya ingin mengikuti sistem yang objektif," tambahnya.
Budi juga memastikan bahwa seluruh hasil tes akan disampaikan secara terbuka kepada dirinya dan kemudian kembali diekspos ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai dasar penguatan konsep penempatan pejabat.
"Semua transparan. Setelah saya rangkum, saya ekspos lagi ke BKN untuk penyesuaian ke depan," ucapnya.
Sementara itu, Sekda Kota Serang, Nanang Saefudin, menegaskan bahwa proses yang dilakukan CACT ProASN sepenuhnya bebas dari intervensi pihak mana pun, termasuk kepentingan politik.
"Kita ingin the right man on the right place. Dengan tes ini, tidak ada lagi penilaian like and dislike," kata Nanang.
Nanang menjelaskan bahwa penilaian tersebut meliputi berbagai aspek, mulai dari Intelligence Quotient (IQ), attitude, karakteristik pribadi, hingga potensi kepemimpinan.
"Semua pakai komputer. Tidak ada rekayasa. Hasilnya menentukan posisi mana yang paling cocok untuk ASN," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa hasil tes akan dibawa ke BKN untuk ditelaah sebelum menjadi dasar mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan Pemkot Serang.
"Kita ingin menempatkan orang sesuai ahlinya. Kalau salah menempatkan, hasilnya juga salah," pungkasnya. ***