Setibanya di rumah sakit, Natasya akhirnya mendapatkan perawatan. Tim medis langsung memberikan obat penurun demam dan anti-kejang untuk menstabilkan kondisinya.
Setelah melewati masa-masa menegangkan tersebut, kondisi Natasya berangsur membaik dan telah kembali sehat.
Menah bersama suami dan anaknya pun akhirnya diperbolehkan pulang setelah kondisi Natasya benar-benar stabil.
Menah dan suaminya yang didatangi langsung oleh Brigadir Decky Zulkarnaen bersama Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea pada Jumat malam (10/4/2026) menyampaikan rasa terima kasih atas pertolongan yang diberikan.
“Saya dan suami berterima kasih kepada bapak polisi yang sudah menolong anak saya dengan membawa ke rumah sakit. Kalau tidak ada bapak polisi, mungkin anak saya tidak akan selamat,” ujar Menah.
Ia juga membenarkan sempat ditolak oleh salah satu rumah sakit di Serang karena tidak memiliki BPJS Kesehatan.
“Iya, saya bingung. Saat ke rumah sakit tidak bisa ditangani karena saya tidak punya BPJS. Makanya saya pulang lagi ke Labuan. Tapi saat menunggu bus, anak saya kembali panas hingga kejang. Saya dan suami kemudian nekat meminta tolong kepada polisi,” tambahnya.
Sementara itu, Brigadir Decky mengaku terkejut saat melihat seorang ibu datang dengan anak dalam kondisi kritis. Tanpa berpikir panjang, ia langsung mengambil tindakan.