“Santri bukan hanya identik dengan kitab kuning, tetapi juga simbol penjaga moral bangsa dan pelopor persatuan,” katanya.
Budi menegaskan komitmen Pemerintah Kota Serang untuk memperkuat peran pesantren dan memperluas kerja sama dengan ormas Islam.
“Kami ingin mewujudkan Kota Serang yang madani, maju, dan sejahtera dengan sinergi antara pemerintah, ulama, dan santri,” tegasnya.
Ketua DPRD Kota Serang: HSN Momentum Refleksi Perjuangan
Ketua DPRD Kota Serang Muji Rohman menilai bahwa Hari Santri harus menjadi momentum refleksi perjuangan, bukan sekadar seremonial.
“Santri adalah penjaga moral dan ideologi bangsa di tengah arus globalisasi. Mereka benteng akhlak dan penggerak perubahan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keteladanan dalam dunia pendidikan.
“Kalau murid sudah berani melawan guru, maka rusaklah bangsa ini. Keteladanan harus dijaga,” tambahnya.