Sabtu, 4 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

Ribuan Santri Padati Masjid Ats-Tsauroh, Peringati Hari Santri Nasional di Kota Serang

BAGIKAN:
Ribuan Santri Padati Masjid Ats-Tsauroh, Peringati Hari Sant...
0
Ribuan Santri Padati Masjid Ats-Tsauroh, Peringati Hari Santri Nasional di Kota Serang
Iklan

“Banyak lulusan pesantren salafiyah yang menjadi pemimpin bangsa, bahkan pernah ada yang menjadi Presiden Republik Indonesia,” tegasnya.
“Anggapan bahwa pesantren tidak berkontribusi terhadap pembangunan bangsa adalah keliru,” tambahnya.

Dari Banten, Lahir Gagasan Nasional

Dalam kesempatan tersebut, KH Matin juga mengenang perjuangannya pada tahun 2011 ketika mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Perda) Pesantren Salafiyah ke DPRD Provinsi Banten. Meski sempat tak ditindaklanjuti, ia bersama para ulama terus memperjuangkan agar negara hadir bagi pesantren.

“Pada 2014, kami bersama para kiai melakukan kontrak politik agar negara hadir untuk pesantren. Akhirnya disepakati dan ditandatangani penetapan Hari Santri pada 5 Juli 2014,” tuturnya.

Perjuangan itu akhirnya membuahkan hasil. Pada 2015, pemerintah secara resmi menetapkan 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional, dan pada 2019 lahir Undang-Undang Pesantren.

“Saya bangga, gagasan yang lahir dari Banten kini menjadi produk nasional,” ujar KH Matin.

Wali Kota Serang: Santri Penjaga Moral dan Persatuan Bangsa

Wali Kota Serang Budi Rustandi yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri dan ulama yang terus menjaga semangat perjuangan dan keikhlasan dalam berkhidmat kepada bangsa.

Iklan
Wagub Banten Hadiri Tangerang Bersyukur, Doakan Keberkahan di Usia ke-393 Kabupaten Tangerang
Artikel Selanjutnya

Wagub Banten Hadiri Tangerang Bersyukur, Doakan Keberkahan di Usia ke-393 Kabupaten Tangerang

Iklan
Iklan
Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 22 Oktober 2025, 10:02 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini