Sabtu, 3 Oktober 2026

Peran Edukasi Anti Korupsi dalam Membentuk Karakter Jujur dan Berintegritas di Kalangan Pelajar Pondok Pesantren Modern Bayt Al-Qur'an Cikande

BAGIKAN:
Peran Edukasi Anti Korupsi dalam Membentuk Karakter Jujur da...
0
Peran Edukasi Anti Korupsi dalam Membentuk Karakter Jujur dan Berintegritas di Kalangan Pelajar Pondok Pesantren Modern Bayt Al-Qur'an Cikande

Oleh: Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Pamulang, Kota Serang

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu pilar utama dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan.

Universitas Pamulang, khususnya Program Studi Ilmu Pemerintahan, telah melaksanakan kegiatan PKM dengan tema "Peran Edukasi Anti Korupsi dalam Membentuk Karakter Jujur dan Berintegritas di Kalangan Pelajar Pondok Pesantren Modern Bayt Al-Qur'an Cikande".

Kegiatan ini dilaksanakan pada 14 November 2025 di Pondok Pesantren Modern Bayt Al-Qur'an, Cikande, Kabupaten Serang, Banten.

Tema ini dipilih berdasarkan pentingnya pendidikan anti korupsi sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda, terutama di lingkungan pesantren yang menekankan nilai keislaman dan moralitas. Korupsi merupakan salah satu masalah sosial yang merusak integritas bangsa, sehingga edukasi sejak dini sangat penting untuk mencegahnya.

Pondok Pesantren Modern Bayt Al-Qur'an Cikande merupakan lembaga pendidikan Islam yang menampung ratusan pelajar dari berbagai daerah. Sebagai calon pemimpin masa depan, para santri perlu dibekali dengan pengetahuan dan nilai antikorupsi untuk membentuk karakter jujur serta berintegritas.

Korupsi tidak hanya merugikan perekonomian negara, tetapi juga merusak tatanan moral masyarakat.

Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang melihat peluang untuk berkontribusi melalui kegiatan edukasi berbasis nilai integritas. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pelajar mengenai bahaya korupsi, sekaligus membekali mereka dengan pengetahuan praktis tentang kejujuran dan etika publik.

Ketika Nyawa Dipertaruhkan di Balik Meja Administrasi: Publik Desak RSUD Malingping Berbenah
Artikel Selanjutnya

Ketika Nyawa Dipertaruhkan di Balik Meja Administrasi: Publik Desak RSUD Malingping Berbenah

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 28 November 2025, 17:09 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Kronik Etimologi: Kisah di Balik Penciptaan Nama “Annevenmarèyls”

Konten dari Pengguna Cerita Jumat, 2 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Beyond the Beach: Ketika Wisatawan Meracik Cerita dan Suvenirnya Sendiri di Bali

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Mengenal Taruli Phalti Patuan, Kajari Purbalingga yang Tegas dan Humanis

Konten Redaksi Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Menjemput Fajar Abad Kedua Mathla’ul Anwar

Konten Redaksi Senin, 10 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Mengenal Ripsky Ardiansyah, Tiktoker Asal Karawang dengan Julukan "Duda Muda" yang Viral

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 3 Agustus 2026 | 09:52 WIB