Sabtu, 7 Maret 2026
Login Kirim Tulisan

Makanan Kriuk Kres Namun Bikin Ngenes, Analisis Pangan Menguak Semuanya!

BAGIKAN:
Makanan Kriuk Kres Namun Bikin Ngenes, Analisis Pangan Mengu...
0
Iklan
Makanan Kriuk Kres Namun Bikin Ngenes, Analisis Pangan Menguak Semuanya!

DISTRIKBANTENNEWS.COM - Makanan Kriuk, Cita Rasa dan Pesona yang Tak Terelakkan! Siapa sih yang tidak suka dengan makanan renyah dan kriuk ini sekarang?

Selain karena dari mudah ditemukan dimana-mana, makanan- makanan yang renyah dan kriuk ini memang menggugah selera makan, cocok untuk camilan penunda lapar, ataupun dijadikan sebagai lauk sekalipun.

Selain itu bahan baku untuk pembuatan makanan ini juga sangat terjangkau, yang mendorong pedagang untuk menjual makanan seperti ini. Tapi sangat disayangkan, ternyata masih banyak yang tidak mengetahui dampak mengkonsumsi makanan - makanan tersebut, apalagi jika dikonsumsinya terlalu berlebihan, maka dari itu yuk kita bahas sedikit disini!

Seperti yang kita tau, makanan yang berbunyi “kriuk dan kres” ini umumnya dibuat dengan cara digoreng. Metode penggorengannya bervariasi dengan minyak yang banyak seperti Deep Frying ataupun minyak sedikit seperti Pan Frying.

Penggunaan minyak tersebut memang tidak terlalu menjadi masalah, karena minyak digunakan sebagai pemberi tekstur renyah, meningkatkan rasa, dan membantu proses pematangan makanan. Namun yang menjadi masalah adalah penggunaan minyak tersebut secara berulang ulang kali, dimana hal tersebut bisa meningkatkan jumlah lemak asam bebas, pembentukan radikal bebas, dan dapat menghasilkan lemak bebas.

Belum lagi kualitas makanannya juga akan menurun dan lebih berminyak ketika minyak goreng tersebut digunakan secara berkali-kali.

Masalah-masalah tersebut tentu dapat membahayakan kondisi kesehatan tubuh. Dalam jangka pendek dapat menyebabkan resiko kesehatan seperti masalah pencernaan, kenaikan kolesterol dalam darah, peningkatan gula darah, dan dapat menyebabkan kelelahan atau mengantuk yang berlebih.

Kemudian dalam jangka panjangnya dapat menyebabkan resiko kesehatan seperti obesitas, penyakit jantung, diabetes, hipertensi, kardiovaskular, gangguan organ hati, hingga terkena penyakit kanker.

Iklan
Penulis: Yati Komalasari
Diterbitkan: 18 Juni 2025, 11:59 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini