Sabtu, 3 Oktober 2026

Analisis Keamanan Pangan pada Kasus Keracunan Jajanan Latiao Terkontaminasi Bacillus cereus di Tahun 2025

BAGIKAN:
Analisis Keamanan Pangan pada Kasus Keracunan Jajanan Latiao...
0
Analisis Keamanan Pangan pada Kasus Keracunan Jajanan Latiao Terkontaminasi Bacillus cereus di Tahun 2025

DISTRIKBANTENNEWS.COM - Awal November 2024, BPOM menetapkan Kejadian Luar Niasa (KLB) terkait keracunan pangan setelah banyak orang terutama anak-anak sekolah mengalami gejala serius seperti sakit perut, pusing, mual, dan muntah setelah mengonsumsi jajanan pedas bernama latiao. Kasus ini menyebar ke setidaknya tujuh wilayah di Indonesia: Lampung, Sukabumi, Wonosobo, Tangerang Selatan, Bandung Barat, Pamekasan, dan Riau.

Kejadian Beruntun Usai Istirahat Sekolah

Insiden terjadi pada hari Rabu (5/6/25), di mana 38 siswa dari SD Pamekasan dilarikan ke Puskesmas setelah menunjukkan gejala keracunan makanan dalam waktu hampir bersamaan. Para siswa diketahui baru saja membeli latiao dari pedagang kaki lima di sekitar sekolah saat jam istirahat.

"Kami mendapati keluhan dari anak-anak yang muntah, pusing, dan perut melilit. Mayoritas korban mengaku hanya memakan satu jenis camilan yang sama," ujar Kepala Sekolah.

Hasil Lab Adanya Bacillus cereus

Tim dari Dinas Kesehatan segera mengambil sampel makanan dan muntahan korban. Dalam waktu 24 jam, hasil laboratorium mengonfirmasi adanya Bacillus cereus pada camilan tersebut.

Bakteri ini dikenal memproduksi racun yang bisa menyebabkan gangguan pencernaan dalam waktu singkat.

"Dari hasil uji, kadar B. cereus nya sangat tinggi, melebihi batas aman konsumsi. Ini jelas menunjukkan kontaminasi serius, kemungkinan akibat proses produksi atau penyimpanan yang tidak steril," ujar Kepala Laboratorium Kesehatan Daerah.

Silent Killer di Meja Makan: Bagaimana Analisis Logam Berat Pada Ikan Menyelamatkan Jutaan Keluarga Indonesia
Artikel Selanjutnya

Silent Killer di Meja Makan: Bagaimana Analisis Logam Berat Pada Ikan Menyelamatkan Jutaan Keluarga Indonesia

Penulis: Yati Komalasari
Diterbitkan: 10 Juni 2025, 17:23 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Kronik Etimologi: Kisah di Balik Penciptaan Nama “Annevenmarèyls”

Konten dari Pengguna Cerita Jumat, 2 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Beyond the Beach: Ketika Wisatawan Meracik Cerita dan Suvenirnya Sendiri di Bali

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Mengenal Taruli Phalti Patuan, Kajari Purbalingga yang Tegas dan Humanis

Konten Redaksi Minggu, 16 Agustus 2026 | 19:39 WIB

Menjemput Fajar Abad Kedua Mathla’ul Anwar

Konten Redaksi Senin, 10 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Mengenal Ripsky Ardiansyah, Tiktoker Asal Karawang dengan Julukan "Duda Muda" yang Viral

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 3 Agustus 2026 | 09:52 WIB