Ia mengimbau agar tidak ada aktivitas yang mengganggu ketertiban, termasuk penggunaan petasan atau kembang api menjelang Idulfitri.
“Bulan suci Ramadan ini mari kita lalui dengan sebaik-baiknya. Jaga harmonisasi, perhatikan kondisi lingkungan, dan rayakan dengan bijak,” pesannya. Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Baznas Kota Tangerang Selatan, Ahmad Rifai, turut menjelaskan rincian penyaluran bantuan.
Setiap kelurahan mendapatkan alokasi untuk 25 orang penerima manfaat. Masing-masing penerima mendapatkan insentif sebesar Rp500 ribu.
Ahmad Rifai menyebut, jika dikalikan 54 kelurahan, totalnya hampir Rp500 jutaan yang disalurkan.
Ia menegaskan, bantuan ini khusus untuk momen bulan puasa. Ahmad Rifai menambahkan, insentif bulanan bagi guru ngaji sudah ada anggarannya dari Bagian Kesra Pemkot Tangsel.
Bantuan khusus Ramadan ini diprioritaskan bagi mereka yang belum pernah menerima bantuan sebelumnya.
Ini sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka di lingkungan masyarakat. Selain penyaluran bantuan, Pemkot Tangsel juga membuka peluang hibah bagi masjid yang sedang dalam proses pembangunan.
Mekanisme pengajuan hibah ini harus sesuai ketentuan yang berlaku.