Senin, 21 September 2026

Menolak Lupa: Rentetan Peristiwa Kelam dalam Sejarah Indonesia di Bulan September

BAGIKAN:
Menolak Lupa: Rentetan Peristiwa Kelam dalam Sejarah Indones...
0
Menolak Lupa: Rentetan Peristiwa Kelam dalam Sejarah Indonesia di Bulan September
Ilustrasi Foto Kalender September Hitam.

Peristiwa tersebut kemudian dikenal sebagai Tragedi Semanggi II. Komnas HAM memasukkan Trisakti, Semanggi I, dan Semanggi II dalam rangkaian peristiwa yang telah melalui penyelidikan dugaan pelanggaran HAM yang berat.

Hingga kini, penting untuk membedakan hasil penyelidikan tersebut dari penetapan pertanggungjawaban pidana individual melalui pengadilan. Penulisan mengenai pihak yang bertanggung jawab secara pidana harus merujuk pada proses dan putusan hukum yang berlaku.

Kasus Pembunuhan Munir Said Thalib

Pada 7 September 2004, aktivis HAM Munir Said Thalib meninggal dunia dalam perjalanan udara menuju Amsterdam, Belanda. Saat itu, Munir sedang dalam perjalanan untuk melanjutkan pendidikan di Belanda.

Hasil pemeriksaan forensik menemukan arsenik dalam tubuh Munir. Kasus kematiannya kemudian memasuki proses penyelidikan dan peradilan.

Pollycarpus Budihari Priyanto, yang saat itu merupakan pilot Garuda Indonesia, menjadi salah satu orang yang diproses dalam perkara pembunuhan Munir. Dalam perkembangan proses hukum, Mahkamah Agung melalui Peninjauan Kembali Nomor 133 PK/Pid/2011 menyatakan Pollycarpus terbukti secara sah dan meyakinkan turut melakukan pembunuhan berencana dan pemalsuan surat. Dalam putusan tersebut, ia dijatuhi hukuman 14 tahun penjara.

Dalam perkara berbeda, Muchdi Purwoprandjono, mantan pejabat Badan Intelijen Negara (BIN), pernah didakwa terkait pembunuhan Munir. Namun, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 31 Desember 2008 menyatakan Muchdi tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah dan membebaskannya dari dakwaan. Putusan bebas tersebut kemudian tetap berlaku setelah proses hukum berikutnya.

Dengan demikian, fakta yang telah diputus pengadilan perlu dibedakan dari dugaan mengenai keterlibatan pihak lainnya. Pollycarpus telah dinyatakan bersalah melalui proses peradilan, sedangkan Muchdi diputus bebas. Dugaan mengenai keterlibatan pihak lain tidak dapat dinyatakan sebagai fakta hukum sepanjang belum dibuktikan melalui proses peradilan.

Menolak Lupa

Rentetan peristiwa tersebut memperlihatkan bahwa perjalanan sejarah Indonesia memiliki berbagai peristiwa dengan latar belakang dan proses hukum yang berbeda. Ada peristiwa yang telah melalui penyelidikan lembaga negara, ada perkara yang telah diproses melalui pengadilan, sementara penyelesaian sejumlah peristiwa lainnya masih menjadi bagian dari perjalanan panjang penegakan HAM di Indonesia.

“Bau Amis” Penanganan Rokok Ilegal, Aktivis Banten Desak Bea Cukai Merak Buka-Bukaan
Artikel Selanjutnya

“Bau Amis” Penanganan Rokok Ilegal, Aktivis Banten Desak Bea Cukai Merak Buka-Bukaan

Kontributor: Ilyas Kamilul
Diterbitkan: 20 September 2026, 16:05 WIB · Diperbarui: 20 September 2026, 19:04 WIB
Sumber: Detik

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Jeritan Anak di Balik Dinding Daycare

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 28 April 2026 | 19:18 WIB

Ikan Sapu-Sapu dan Ironi Kepedulian Manusia terhadap Alam

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 28 April 2026 | 16:25 WIB

Saat Guru Bertarung demi Masa Depan Bangsa

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 26 April 2026 | 14:09 WIB

Harmoni Multikultural di Era Digital: Dinamika Keberagaman Masyarakat Palangka Raya

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Jumat, 24 April 2026 | 20:13 WIB

Dari Kelas ke Peradaban: Jejak Guru dalam Membangun Bangsa

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Jumat, 24 April 2026 | 18:16 WIB

Memisahkan Anggaran, Mengorbankan Kesejahteraan?

Konten dari Pengguna Opini Kamis, 23 April 2026 | 10:18 WIB

Peran Guru dalam Mencerdaskan Generasi Bangsa Namun Jasanya Kerap Terlupa

Konten dari Pengguna Opini Kamis, 23 April 2026 | 08:19 WIB

Makna Kartini dalam Dunia Pendidikan sebagai Cahaya Perubahan Generasi Bangsa

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 22 April 2026 | 10:44 WIB

Saat Sekolah Diuji oleh Krisis Etika Generasi Muda

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 21 April 2026 | 06:20 WIB

Kartini, Pendidikan, dan Jalan Panjang Menuju Kesetaraan

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 21 April 2026 | 06:19 WIB

Esensi Tes Kemampuan Akademik dan Realitas Literasi Pelajar Indonesia

Konten dari Pengguna Opini Senin, 20 April 2026 | 17:58 WIB