Distrik Banten News - Merokok masih menjadi salah satu kebiasaan yang sulit ditinggalkan meskipun dampaknya terhadap kesehatan sudah sangat jelas.
Banyak orang menyadari bahwa mengisap tembakau dapat meningkatkan risiko penyakit kronis hingga kematian, namun tidak sedikit yang justru kesulitan saat mencoba berhenti.
Direktur Program Pengendalian Tembakau dari American Lung Association, Bill Blatt, menyebut bahwa berhenti merokok bukan perkara mudah.
Ia menegaskan, jika proses tersebut sederhana, maka sejak lama angka perokok sudah menurun drastis.
“Jika mudah, sudah sejak dulu banyak orang yang akan berhenti merokok. Saking sulitnya, banyak orang akhirnya merasa gagal dan justru terpuruk dalam depresi,” ujar Blatt.
Meski demikian, ia menekankan bahwa berhenti merokok bukan sesuatu yang mustahil.
Kunci utamanya terletak pada menemukan metode yang sesuai dengan karakter masing-masing individu serta menjaga konsistensi dalam menjalankannya.
Laporan yang dimuat Fox News menyebutkan, berbagai kampanye mengenai bahaya rokok—termasuk kandungan ratusan bahan kimia berbahaya—memang berhasil mendorong kesadaran masyarakat.