Jumat, 2 Oktober 2026

Mengubah Demam Korea Menjadi Peluang Ekonomi Nyata

BAGIKAN:
Mengubah Demam Korea Menjadi Peluang Ekonomi Nyata
0
Mengubah Demam Korea Menjadi Peluang Ekonomi Nyata
Suasana pusat perbelanjaan di Korea Selatan yang menjadi inspirasi gaya hidup dan tren global bagi masyarakat Indonesia (Sumber: iStock/fotoVoyager).

Oleh: Jessica Amanda Adisti

Kita membutuhkan "Manajemen 5.0" yang tidak hanya mengejar profitabilitas melalui automasi, tetapi juga menjaga stabilitas sosial melalui nilai-nilai luhur.. Sejak beberapa tahun terakhir, budaya Korea berkembang pesat dan menjangkau berbagai kalangan, terutama anak muda. Budaya Korea kini tidak hanya hadir sebagai hiburan, tetapi juga telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Dari Industri Hiburan ke Gaya Hidup

Besarnya minat terhadap budaya Korea didukung oleh kemudahan akses melalui platform media sosial seperti YouTube, Instagram, dan TikTok. Melalui media tersebut, konten-konten Korea dapat dengan cepat menyebar dan menjangkau berbagai kalangan, terutama generasi muda.

Berdasarkan laporan Twitter, Indonesia tercatat sebagai negara dengan jumlah penggemar K-Pop terbesar di dunia, sekaligus negara yang paling banyak membicarakan K-Pop di media sosial. Tak hanya itu, Indonesia juga menempati posisi ketiga dunia dalam jumlah streaming musik K-Pop, dengan total sekitar 7,4 miliar streaming. Tidak heran jika banyak orang mulai mengikuti gaya hidup Korea, mulai dari makanan, gaya berpakaian, hingga produk kecantikan. 

Peluang Usaha yang Menjanjikan

Dari sudut pandang ekonomi, fenomena ini menunjukkan adanya peningkatan permintaan terhadap produk dan layanan yang berkaitan dengan budaya Korea. Masyarakat, khususnya anak muda, cenderung tertarik untuk mencoba dan memiliki sesuatu yang sedang tren. Beberapa peluang usaha yang dapat dikembangkan dari tren ini antara lain:

 

APBDt triliunan, Kenapa angka putus sekolah di banten masih tinggi?
Artikel Selanjutnya

APBDt triliunan, Kenapa angka putus sekolah di banten masih tinggi?

Kontributor: Ghefira Lia
Diterbitkan: 6 Mei 2026, 21:36 WIB · Diperbarui: 8 Mei 2026, 11:25 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Dirjenpas Mashudi Mundur Usai Polemik Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Konten Redaksi Jumat, 2 Oktober 2026 | 08:10 WIB

BPOM Bongkar Gudang Produk Ilegal di Tangerang, 459 Ribu Produk Diamankan

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Lapas Bandanaira Tegaskan Komitmen Menjaga Ideologi Bangsa

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 02:09 WIB

100 Pengemudi Becak di Purwakarta Terima Bantuan Becak Listrik

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 18:08 WIB

Ombudsman dan Pemasyarakatan Maluku Bersinergi Wujudkan Layanan Publik Berkualitas di Ambon

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 30 September 2026 | 06:26 WIB

Asesmen Teknik Non Tes, Lapas Bandanaira Identifikasi Kebutuhan Psikologis Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 29 September 2026 | 11:43 WIB

‎Dari Mengaji Hingga Thaharah, Lapas Bandanaira dan KUA Banda Bekali Pemahaman Ibadah Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 29 September 2026 | 03:20 WIB

Guruh Soekarnoputra Tutup Usia, Indonesia Kehilangan Seniman Putra Bung Karno

Konten Redaksi Sabtu, 26 September 2026 | 13:50 WIB

Semai Keterampilan, Warga Binaan Lapas Bandanaira Budidaya Pakcoy dan Selada Hidroponik di Area Brandgang

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 26 September 2026 | 03:30 WIB

Lelang Sitaan Aset Jiwasraya Berlanjut, 5 Unit Apartemen Resmi Terjual

Konten Redaksi Jumat, 25 September 2026 | 05:32 WIB