Minggu, 5 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

Imah Kopi Gunung Karang: Transformasi Petani Kopi Menjadi Pengusaha Kopi, Membangun Ekosistem Unik dan Mendorong Pemberdayaan Ekonomi di Banten

BAGIKAN:
Imah Kopi Gunung Karang: Transformasi Petani Kopi Menjadi Pe...
0
Imah Kopi Gunung Karang: Transformasi Petani Kopi Menjadi Pengusaha Kopi, Membangun Ekosistem Unik dan Mendorong Pemberdayaan Ekonomi di Banten
Iklan

Selain itu, LEM ini juga mengelola sistem peternakan domba dan menggunakan kotoran hewan sebagai pupuk kompos trichoderma. Ini tidak hanya memberikan pupuk alami untuk lahan mereka tetapi juga menjadi sumber pendapatan tambahan.

LEM Tri Sanghyang juga melibatkan generasi muda dalam pembentukan Kelompok Petani Muda. Sekitar 20 orang yang tergabung dalam kelompok ini telah dilatih untuk mengolah kopi menjadi siap saji.

Mereka telah memproduksi ratusan kintal kopi kemasan per tahun dan mendistribusikannya ke berbagai agen di berbagai daerah.

Kedai kopi yang Instagramable ini juga melibatkan ibu-ibu rumah tangga dalam pembentukan Kelompok Wanita Tani (KWT). Sekitar 26 ibu rumah tangga berperan sebagai juru masak di Imah Kopi Gunung Karang.

Kedai ini melayani ratusan pengunjung setiap hari dan jumlahnya meningkat pada akhir pekan atau hari libur. Selain menyajikan kopi dengan berbagai olahan, di sini juga terdapat display produk dan informasi tentang kopi yang akan menjadi cikal bakal museum kopi Banten di masa depan.

(her/red)

Iklan
Kafein Ciapus: Destinasi Hangout Instagramable dengan Harga Ramah Kantong di Jantung Ciapus, Bogor
Artikel Selanjutnya

Kafein Ciapus: Destinasi Hangout Instagramable dengan Harga Ramah Kantong di Jantung Ciapus, Bogor

Iklan
Iklan
Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 11 Mei 2024, 03:47 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini