Sabtu, 4 Juli 2026
Login Kirim Tulisan
Konten dari Pengguna

Peran Pemerintah dalam menjalankan Infrastruktur yang ada di Kota Serang : Studi Kasus Jalan Rusak yang ada di Alun Alun Kota Serang.

BAGIKAN:
Peran Pemerintah dalam menjalankan Infrastruktur yang ada di...
0
Peran Pemerintah dalam menjalankan Infrastruktur yang ada di Kota Serang : Studi Kasus Jalan Rusak yang ada di Alun Alun Kota Serang.
Dokumentasi Pribadi milik Dinda, Jalan Berlubang
Iklan

Sebagai Ibu Kota Provinsi Banten, Kota Serang seharusnya menjadi barometer kemajuan bagi kabupaten dan kota lainnya. Namun, realita di lapangan sering kali berbicara sebaliknya. Menelusuri jalanan di jantung kota ini masih memberikan pengalaman yang tidak menyenangkan, aspal mengelupas, drainase mampet, hingga trotoar yang beralih fungsi. Infrastruktur yang rusak bukan lagi sekadar kendala teknis, melainkan hambatan bagi martabat kota dan kesejahteraan warganya. Melihat beberapa ruas jalan di Kota Serang sering kali terasa seperti melewati medan uji nyali. Kerusakan ini tidak hanya ditemukan di jalan-jalan lingkungan, tetapi juga merayap hingga ke jalur-jalur protokol yang seharusnya menjadi prioritas utama pemeliharaan. Masalah ini menjadi semakin pelik ketika musim hujan tiba. Drainase yang mampet atau tidak terintegrasi dengan baik mengubah jalan raya menjadi aliran sungai dadakan. Air yang menggenang bukan hanya menghambat mobilitas, tetapi juga mempercepat kerusakan lapisan aspal, menciptakan siklus kerusakan yang terus berulang tanpa solusi permanen.

Infrastruktur di Kota Serang menghadapi tantangan serius, ditandai dengan temuan 13 titik proyek jalan yang tidak selesai, 15 kawasan rawan banjir, dan 14.000 rumah tidak layak huni. Meskipun ada klaim perbaikan jalan mencapai 83%, keluhan masyarakat dan temuan Ombudsman menunjukkan infrastruktur masih belum optimal. 

Berikut kondisi Jalan & Transportasi  di Kota Serang, rincian titik-titik Jalan di Kota Serang yang dikategorikan dalam kondisi buruk atau bermasalah periode 2025 hingga awal 2026: 

-Ruas Jalan Rusak Berat: Terpusat di wilayah Kecamatan Kasemen (akses menuju pelabuhan/wisata) dan Kecamatan Walantaka.

-Akses Alun-Alun: Hingga kuartal pertama 2026, jalan di sekeliling Alun-alun Kota Serang dilaporkan berlubang dan bergelombang, memicu keputusan pemerintah untuk melakukan penutupan total demi revitalisasi pada Mei 2026.

-Titik Kemacetan Unyur: Belum selesainya integrasi frontage dan flyover di perlintasan kereta api Unyur tetap menjadi titik “mati” bagi arus lalu lintas warga.

Alun-alun adalah representasi dari wajah sebuah kota. Sebagai pusat aktivitas masyarakat, titik nol kilometer, sekaligus simbol pemerintahan, Alun-alun Kota Serang seharusnya menjadi kawasan dengan infrastruktur paling prima. Namun, kenyataan di lapangan justru menyuguhkan ironi: jalan-jalan di sekitar pusat kota ini sering kali dihiasi lubang dan gelombang aspal yang membahayakan. Pusat Kota sebagai Barometer Kegagalan Infrastruktur Kawasan Alun-alun Serang merupakan titik temu arus kendaraan dari berbagai arah strategis. Kerusakan jalan di wilayah ini bukan sekadar masalah teknis aspal yang mengelupas, melainkan indikator dari lemahnya manajemen aset daerah.

Salah satu influencer yang menjadi sudut pandang pemerintah karena salah satu konten nya viral di media sosial Ia mengkritik jalan yang ada di Alun Alun kota serang. Ia mengatakan secara tidak langsung untuk segera di bangun jalan tersebut, karena masyarakat mengatakan bahwa sering terjadi kecelakaan kecil yang ada di daerah itu dan sering terjadi banjir karena jalan berlubang. Lalu ia membenarkan sedikit jalan dengan  memakai pasir dan paping blok.Tujuan nya agar sedikit rapih dan tidak memakan korban lagi.Tentunya Mereka dan masyarakat kota serang berharap bahwa Pemkot segera mengatasi permasalahan ini.

Iklan
Wagub Banten Sebut Pandeglang Prioritas Pembangunan, Ungkap Berbagai Program Strategis
Artikel Selanjutnya

Wagub Banten Sebut Pandeglang Prioritas Pembangunan, Ungkap Berbagai Program Strategis

Artikel ini merupakan tanggung jawab kontributor dan tidak mencerminkan pandangan redaksi distrikbantennews.com.
Iklan
Iklan
Kontributor: Aksara Lia
Diterbitkan: 6 Mei 2026, 10:44 WIB · Diperbarui: 8 Mei 2026, 11:25 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini