Jumat, 3 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

Chandra Asri Raih PROPER Hijau 2025, Bukti Industri Ramah Lingkungan Bisa Nyata

BAGIKAN:
Chandra Asri Raih PROPER Hijau 2025, Bukti Industri Ramah Li...
0
Chandra Asri Raih PROPER Hijau 2025, Bukti Industri Ramah Lingkungan Bisa Nyata
Ilustrasi — Chandra Asri Raih PROPER Hijau 2025, Bukti Industri Ramah Lingkungan Bisa Nyata.
Iklan

Selain itu, perusahaan menjaga keseimbangan ekosistem di sekitar wilayah operasional. Langkah ini penting untuk memastikan industri tidak merusak lingkungan.

Komitmen ini menunjukkan perubahan paradigma dalam dunia industri. Perusahaan tidak lagi hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memperhatikan dampak sosial dan lingkungan.

Ke depan, Chandra Asri Group akan memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Perusahaan ingin memperbesar dampak positif yang dihasilkan.

Kolaborasi ini melibatkan pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem industri yang berkelanjutan.

Sebagai informasi, Chandra Asri Group merupakan penyedia solusi energi, kimia, dan infrastruktur di Asia Tenggara. Perusahaan ini memasok berbagai kebutuhan industri manufaktur.

Sejak berdiri pada 1992, perusahaan terus berkembang. Asetnya tersebar di Indonesia dan Singapura.

Perusahaan memiliki fasilitas kilang dan pengolahan kimia dengan kapasitas besar. Operasionalnya didukung oleh infrastruktur energi, air, dan logistik.

Pencapaian PROPER Hijau 2025 menjadi bukti nyata komitmen perusahaan. Langkah ini menunjukkan bahwa industri dapat berkembang tanpa merusak lingkungan.

Iklan
Pemprov Banten Dorong Kolaborasi Swasta untuk Percepatan Pembangunan Daerah
Artikel Selanjutnya

Pemprov Banten Dorong Kolaborasi Swasta untuk Percepatan Pembangunan Daerah

Iklan
Iklan
Penulis: Hasan Komarudin  | Editor: Redaksi
Diterbitkan: 14 April 2026, 12:12 WIB · Diperbarui: 14 April 2026, 23:52 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Maaf, Adblocker Terdeteksi

Iklan adalah sumber pendapatan kami untuk menyajikan berita berkualitas. Mohon nonaktifkan Adblocker Anda, lalu muat ulang halaman.