DISTRIKBANTENNEWS.COM, Medan - Kawasan sekitar Universitas Sumatera Utara selalu ramai saat Ramadhan. Area ini dipadati pedagang takjil dan masyarakat yang mencari hidangan menjelang waktu berbuka puasa.
Keramaian ini menjadi fenomena tahunan yang dinanti banyak orang, terutama mahasiswa dan warga sekitar. Berbagai jenis makanan serta minuman dijajakan di sepanjang jalan.
Ada gorengan, kue basah, es buah, mi goreng, risol, dimsum, mochi, hingga bubur. Aroma makanan yang menggugah selera berpadu dengan suara tawar-menawar, menciptakan suasana hidup penuh semangat Ramadhan.
Topan, seorang pedagang gorengan, mengaku sudah berjualan sejak tahun 1996. Selama Ramadhan, ia bisa meraup keuntungan rata-rata sekitar Rp300 ribu per hari.
"Kalau Ramadan, pembeli lebih banyak dibanding hari biasa," ujar Topan.
Pedagang musiman juga memanfaatkan momentum Ramadhan ini. Seorang penjual es buah menyebutkan bisa meraih keuntungan sekitar Rp800 ribu hingga Rp900 ribu per hari.
”Saya mulai berjualan dari pukul 15.00 WIB bersama suami," katanya. "Selama Ramadhan, keuntungan bisa mencapai sekitar Rp800 ribu hingga Rp900 ribu per hari. Dengan harga Rp5.000 per porsi, pembeli paling banyak mencari es buah dan es mangga jelly.”
Tidak hanya pedagang dewasa, mahasiswa juga ikut berjualan di kawasan tersebut. Ikhsan, seorang mahasiswa, terlihat menjajakan risol bersama temannya.
***