DISTRIKBANTENNEWS.COM, Namlea - Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Namlea berhasil memanen ribuan jagung ketan. Panen ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian Warga Binaan.
Sebanyak 450 buah jagung ketan dipanen pada Rabu (1/4/2026). Komoditas ini menjadi salah satu andalan di Lapas Namlea.
Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy, menjelaskan jagung ketan atau pulut sudah lama menjadi tanaman favorit. Tanaman pangan ini merupakan primadona masyarakat setempat.
"Hari ini kita bisa memanen 450 jagung pulut yang dibudidayakan selama dua bulan oleh Warga Binaan," terang Muhammad M. Marasabessy.
Menurut Marasabessy, jagung pulut adalah makanan favorit masyarakat dan kerap dijual di sepanjang jalan. Lapas Namlea terus membudidayakan tanaman ini secara berkelanjutan sepanjang tahun.
"Lapas Namlea terletak di Desa Jikumerasa dan desa-desa sekitarnya yang masyarakatnya memiliki ketertarikan tersendiri terhadap jagung pulut, apalagi yang sudah direbus," tambah Muhammad M. Marasabessy. Ia juga menyebut Lapas Namlea sering memasarkan hasil panen.
Budidaya jagung ini memberikan omset yang cukup baik. Kepala Subseksi Pembinaan, Mustafa La Abidin, menambahkan bahwa saat ini adalah periode rawan serangan hama.
Periode ini berlangsung dari Desember hingga awal April, dengan banyak tanaman terserang penyakit seperti lawor.
"Warga Binaan kami tetap berhasil melakukan budidaya, salah satunya melalui panen jagung ini," tutup Mustafa La Abidin.
***