DISTRIKBANTENNEWS.COM, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan pertumbuhan ekonomi Jakarta sangat baik dan solid selama periode Imlek dan Idulfitri 2026. ditandai dengan perputaran uang yang masif serta lonjakan aktivitas konsumsi masyarakat.
Capaian tersebut tidak lepas dari program Jakarta Festive Wonders yang digelar pada 4–31 Maret 2026. Program JFW melibatkan 101 pusat perbelanjaan di Jakarta.
Kegiatan ini menawarkan dekorasi tematik dan diskon menarik bagi pengunjung.
"Melibatkan 101 pusat perbelanjaan di Jakarta melalui dekorasi tematik dan diskon yang menarik, program ini menghasilkan total transaksi sebesar Rp67,5 triliun. Ini rekor yang luar biasa," ujar Gubernur Pramono dalam konferensi pers di Pendopo Balai Kota Jakarta, pada Selasa (31/3/2026).
Selain JFW, program "Mudik ke Jakarta" juga memberikan dampak positif. Program ini difasilitasi melalui kerja sama dengan Citilink, PT KAI, dan sektor perhotelan.
Program "Mudik ke Jakarta" mencatatkan transaksi lebih dari Rp20 miliar. Ini berkontribusi langsung pada peningkatan aktivitas ekonomi di pusat perbelanjaan, destinasi wisata, dan sektor kuliner di Jakarta.
Gubernur Pramono menjelaskan, tingginya aktivitas ekonomi sepanjang hari besar keagamaan dan nasional turut berkontribusi signifikan. Perayaan Imlek, Nyepi, Ramadan, hingga Idulfitri mendorong kinerja penerimaan daerah pada triwulan I 2026.
"Realisasi penerimaan pajak daerah pada triwulan pertama mencapai 100,28 persen atau sebesar Rp7,3 triliun. Sementara itu, realisasi penerimaan retribusi daerah juga sesuai target, yakni sebesar Rp113,4 miliar," paparnya. Dalam kesempatan itu, Gubernur Pramono juga menyoroti potensi kemacetan di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok pasca-Idulfitri.