DISTRIKBANTENNEWS.COM, Marabahan - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Marabahan mengembangkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Mereka melatih pembuatan kerajinan tangan miniatur rumah adat nusantara berbahan dasar kayu triplek pada Senin (30/3/2026).
Kegiatan ini menjadi inovasi pembinaan yang tidak hanya menekankan aspek keterampilan. Program ini juga mendorong produktivitas dan hasil karya yang memiliki nilai guna.
Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan dibimbing langsung oleh petugas. Pembimbingan meliputi tahap perancangan desain, pemotongan bahan, hingga proses perakitan dan finishing.
Hingga saat ini, puluhan miniatur rumah adat dengan berbagai model telah berhasil diproduksi. Hasil karya tersebut menampilkan keunikan ragam budaya nusantara sekaligus menjadi bentuk ekspresi kreativitas Warga Binaan.
Petugas Bimbingan Kerja, Haryono, menjelaskan bahwa hasil kerajinan ini tidak hanya digunakan sebagai media pembelajaran. Karya-karya tersebut juga direncanakan untuk dipamerkan di area kunjungan.
“Karya-karya ini nantinya akan kami tampilkan di area kunjungan untuk menarik minat pembeli sekaligus memamerkan karya Warga Binaan Rutan Marabahan agar dapat dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Haryono.
Salah satu Warga Binaan, MF, mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut proses pembuatan miniatur rumah adat memberikan pengalaman baru yang menantang sekaligus menyenangkan.
“Saya merasa senang karena bisa membuat sesuatu yang memiliki nilai seni dan bisa dilihat oleh orang lain. Kegiatan ini membuat saya lebih produktif dan percaya diri dengan kemampuan yang saya miliki,” tutup MF.
***