Rabu, 19 Agustus 2026
Login Kirim Tulisan

Hukum Menggabungkan Puasa Qadha & Syawal: Simak Penjelasan

BAGIKAN:
Hukum Menggabungkan Puasa Qadha & Syawal: Simak Penjelasan
0
Hukum Menggabungkan Puasa Qadha & Syawal: Simak Penjelasan
Ilustrasi Seorang muslim menjalankan ibadah puasa Syawal, salah satu amalan sunah setelah Ramadhan yang memiliki keutamaan besar.
Iklan

Namun, bagi yang ingin lebih berhati-hati, mengikuti pandangan mazhab Hambali dengan memisahkan keduanya juga merupakan pilihan yang sah.

Yang terpenting, setiap ibadah yang dilakukan harus didasari dengan niat yang tulus dan sesuai dengan ketentuan syariat.

Niat Puasa Qadha di Bulan Syawal

Terlepas dari perbedaan pendapat tersebut, satu hal yang perlu dipahami adalah bahwa tidak ada niat khusus untuk puasa qadha yang dilakukan di bulan Syawal.

Bacaan niatnya tetap sama seperti puasa qadha yang dilakukan di bulan lainnya.

Artinya, jika seseorang ingin mengganti puasa Ramadhan di bulan Syawal, maka cukup melafalkan niat puasa qadha tanpa perlu menambahkan niat puasa Syawal.

Berikut ini adalah bacaan niat puasa qadha Ramadhan sebagaimana dikutip dari laman resmi Kementerian Agama Republik Indonesia:

Arab:
نويْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Latin:
Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillāhi ta‘ālā.

Iklan
Kapolsek Kramatwatu Pantau Genangan Air 50 Cm di Perumahan Puri Cilegon
Artikel Selanjutnya

Kapolsek Kramatwatu Pantau Genangan Air 50 Cm di Perumahan Puri Cilegon

Iklan
Iklan
Penulis: Hasan Komarudin
Diterbitkan: 24 Maret 2026, 08:00 WIB · Diperbarui: 23 Maret 2026, 23:23 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini