Sabtu, 3 Oktober 2026

Satgas PRR Targetkan Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi Tinggal di Tenda Sebelum Idulfitri

BAGIKAN:
Satgas PRR Targetkan Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi...
0
Satgas PRR Targetkan Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi Tinggal di Tenda Sebelum Idulfitri
Muhammad Tito Karnavian menargetkan seluruh pengungsi bencana di Sumatera tidak lagi tinggal di tenda sebelum Idulfitri 2026. (Dok. Ist)

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Medan - Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menargetkan seluruh pengungsi korban bencana di Aceh, Sumatera Utara , dan Sumatera Barat tidak lagi tinggal di tenda.

Target ini diharapkan tercapai sebelum Idulfitri 2026. Pemerintah berupaya mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) serta menyalurkan bantuan dana tunggu hunian untuk mencapai target tersebut.

Langkah ini dilakukan agar para penyintas bisa segera menempati tempat tinggal yang lebih layak.

“Apapun kita berusaha kemarin rapat supaya sebelum lebaran target kita tidak ada lagi pengungsi di tenda,” ujar Tito saat meninjau huntara di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Jumat (6/3/2026).

Kunjungan itu merupakan bagian dari agenda penyerahan bantuan kepada korban bencana alam hidrometeorologi. Tito menjelaskan pemerintah terus mendorong pemindahan pengungsi dari tenda menuju huntara atau melalui skema DTH. Ia menyebut jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda saat ini terus berkurang secara signifikan.

Pengungsi yang masih berada di tenda tersebar di Aceh dan Sumut, khususnya di Tapteng dan Tapsel. Sementara itu, di Sumbar sudah tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda.

“Yang masih ada di tenda itu ada di Aceh dan Sumut. Terutama di Tapteng dan Tapsel. Sementara di Aceh ada di beberapa daerah dan di Sumbar nol. Semua tidak ada lagi yang ada di tenda. Semua di huntara atau dana tunggu hunian,” kata Tito.

Ia menyebut, jumlah pengungsi yang masih tinggal di tenda saat ini berkisar sekitar 6.000 orang. Angka ini menunjukkan penurunan dibandingkan pekan sebelumnya yang masih berada di kisaran 11.000 orang.

“Dari minggu lalu 11.000-an, sekarang sudah 6.000-an. Target kita sebelum Idul Fitri mereka sudah masuk ke huntara atau menggunakan dana tunggu hunian,” tutup Tito.

Selain pembangunan huntara, pemerintah juga menyiapkan dukungan logistik bagi para penyintas selama masa transisi. Kebutuhan makan pengungsi akan ditanggung oleh BNPB dalam waktu dekat, sebelum skema bantuan sosial dari Kementerian Sosial berjalan penuh.

***

Plaza Ambarrukmo Bagikan Takjil Gratis, Rayakan Ulang Tahun ke-20 Lewat "Suwarna Cita"
Artikel Selanjutnya

Plaza Ambarrukmo Bagikan Takjil Gratis, Rayakan Ulang Tahun ke-20 Lewat "Suwarna Cita"

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 6 Maret 2026, 15:00 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Florencia Kirana Wilman: Bukti bahwa Siswi SMK Juga Bisa Berprestasi

Konten dari Pengguna Cerita Rabu, 30 September 2026 | 04:17 WIB

Dari Kerokan ke Algoritma: Ketika Pengobatan Tradisional Bertemu Dunia Digital

Konten dari Pengguna Opini Senin, 28 September 2026 | 14:01 WIB

Edukasi Dan Promosi Desa Wisata Candirejo Melalui Sejarah Banyu Asin Dan Strategi Inovasi Pariwisata Kreatif

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 21 September 2026 | 04:11 WIB

TBM MaBaR: Kecil Tempatnya, Besar Gerakan Literasinya

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Selasa, 15 September 2026 | 13:59 WIB

Bukan Sekadar di Balik Jeruji, Warga Binaan Lapas Batang Unjuk Karya di Festival Literasi

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

Bandung Bersiap Sambut Forum Kota Pusaka Indonesia 2027

Konten Redaksi Senin, 24 Agustus 2026 | 18:31 WIB

Film Langkah Kecil Menuju Pulih Nembus 5.000 Penonton

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Saatnya Peduli, Kalapas Bandanaira Ajak Donasi untuk Warga NTT Terdampak Bencana

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:32 WIB