Sementara itu, Kepala SPPG Sukasari, M. Ghazy, menjelaskan bahwa dapur MBG tersebut melayani sekitar 3.000 penerima manfaat. Mereka terdiri dari siswa SMPN 16 Kota Tangerang, SMKN 4 Kota Tangerang beserta guru dan tenaga pendidik, serta ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Ghazy memastikan seluruh persyaratan telah dipenuhi sebelum operasional, termasuk Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sesuai ketentuan Badan Gizi Nasional.
“Kami mulai beroperasi sejak 8 Januari 2026 dan telah mendaftarkan SLHS sebagai syarat wajib dari BGN. Total penerima manfaat sekitar 2.900 orang berasal dari SMPN 16 dan SMKN 4, sementara 100 lainnya diprioritaskan bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” jelas Ghazy.
Melalui peresmian SPPG ini, Pemkot Tangerang menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar formalitas, melainkan investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang sehat dan berkualitas.***