“Masukan, kritik, dan keluhan warga kami jadikan dasar untuk melakukan perbaikan besar. Di tahun 2026, kami berkomitmen melakukan peningkatan layanan publik secara menyeluruh dan lebih terukur. Penanganan sampah akan kami perkuat dari hulu hingga hilir, dengan sistem yang lebih tertib, berkelanjutan, dan berorientasi pada kenyamanan warga,” jelasnya.
Tak hanya soal sampah, Benyamin juga memaparkan komitmen peningkatan kualitas layanan publik lainnya pada tahun 2026, mulai dari percepatan dan penyederhanaan perizinan, peningkatan layanan kesehatan promotif dan preventif melalui Ngider Sehat Premium, penguatan kebersihan kota, hingga pengembangan layanan digital pemerintah yang lebih terintegrasi dan transparan.
“Perizinan akan terus kami sederhanakan dan percepat, layanan kesehatan promotif dan preventif akan terus ditingkatkan melalui Ngider sehat premium. kebersihan kota akan menjadi perhatian utama, serta layanan digital pemerintah akan kami kembangkan agar lebih terintegrasi, transparan, dan benar-benar memudahkan masyarakat,” lanjutnya.
Ia menutup pernyataannya dengan penegasan bahwa perbaikan layanan publik bukan sekadar janji, melainkan tanggung jawab yang akan terus diawasi dan dievaluasi secara serius.
“Pemerintah harus hadir, bekerja lebih cepat, dan melayani dengan hati. Tahun 2026 harus menjadi tahun perbaikan nyata, di mana masyarakat bisa merasakan perubahan dalam kualitas layanan publik,” ujarnya.
“Dengan kebersamaan, pengawasan publik, dan kepercayaan masyarakat, saya yakin Kota Tangerang Selatan mampu bangkit dan menghadirkan layanan publik yang lebih baik, lebih adil, dan lebih bermartabat bagi seluruh warganya,” tutup Benyamin.***