Mayjen TNI Edi Saputra mengakui bahwa masa tugasnya selama tiga bulan sejak 11 September 2025 terasa singkat untuk menuntaskan seluruh kompleksitas tugas di wilayah Banten. Salah satu agenda besar yang berhasil dilaksanakan adalah latihan gabungan kesiapsiagaan bencana dengan negara sahabat, yakni Timor Leste, Australia, dan Amerika Serikat di Kabupaten Lebak.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan tugas tersebut tidak lepas dari soliditas Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Pelaksanaan tugas menjadi lebih mudah karena kuatnya sinergi Forkopimda di Banten. Berbagai program yang kami laksanakan selalu mendapat dukungan penuh. Saya rasa inilah kunci kesuksesan itu,” jelas Edi.
Senada dengan pendahulunya, Danrem 064/MY yang baru, Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, berharap sinergisitas yang telah terbangun dapat terus dipertahankan. Meski memiliki pengalaman bertugas di Banten, ia tetap mengharapkan bimbingan dari berbagai elemen masyarakat.
“Baik dari jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, sampai alim ulama di Provinsi Banten, sinergi tetap sangat kami perlukan,” pungkas Daru.
Pemerintah Provinsi Banten menegaskan komitmennya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk TNI/Polri, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Banten. ***