”Ini supaya tercipta transparansi, akuntabilitas mengenai pengelolaan, terutama keuangan yang ada di desa masing-masing,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cikande Permai, Dayari, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas keberhasilan ini. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh jajaran Pemerintah Desa Cikande Permai.
”Pastinya merasa senang, bangga dan bahagia atas raihan ini,” ujarnya penuh haru.
Dayari juga memberikan apresiasi kepada para pihak yang telah memberikan bimbingan dan pendampingan selama proses penilaian berlangsung.
”Saya sangat apresiasi dan terimakasih kepada para pembina baik itu dari BPS Provinsi, BPS Kabupaten, Diskominfo karena bagaimanapun pun kami tidak terlepas dari pembinaan mereka,” katanya.
Ia pun mengungkapkan rahasia di balik kesuksesan desanya, yakni dengan melibatkan masyarakat — khususnya para perempuan — sebagai agen perubahan dalam program Desa Cantik.
”Dalam hal ini saya membentuk agen atau tim desa cantik, semua kader-kader perempuan, dan itu kerja mereka sangat luar biasa,” paparnya.***