Untuk lokasi relokasi, kata Ratu Zakiyah, ada beberapa opsi yang disiapkan, di antaranya tempat yang disediakan oleh Polda Banten dan Pemprov Banten.
”Kami juga punya Gedung PGRI, dan opsi yang lainnya nanti kita cari lagi. Kami mengimbau masyarakat jangan dekati tempat yang terpasang rambu bahaya radiasi radio nuklir.
Kami mohon untuk warga tidak mencopot atau melepas rambu-rambu itu, karena itu akan berbahaya,” pesannya.
Ratu Zakiyah juga mengimbau masyarakat agar tidak perlu gelisah.
”Ini semuanya sudah dilakukan yang terbaik, terutama pemerintah pusat sudah hadir disini dalam rangka mengantisipasi meminimalisir semuanya, sehingga semua kegiatan kita berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Selain itu, Bupati memastikan akan melakukan intervensi dari sektor kesehatan dengan pemeriksaan bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Cikande sebanyak 200 ribu jiwa.
”Minimalnya dalam sehari, sebanyak 2000 warga dilakukan pemeriksaan kesehatannya dalam satu hari. Yang jelas untuk UPT Puskesmas mereka bisa langsung kesana, dan nanti kita akan buka pos-pos untuk pemeriksaan kesehatan,” tandasnya.
Sementara itu, Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq mengatakan apel satuan tugas merupakan wujud nyata tanggapan pemerintah terhadap kasus radioaktif Cesium 137.