2. Tepung Terigu Protein Sedang (protein sekitar 9-12%).
Adonan yang dihasilkan dari tepung ini cukup elastis, tidak terlalu kuat tapi tidak terlalu rapuh, karena gluten yang dihasilkan sedang Tepung jenis ini cocok banget buat kamu yang mau bikin bolu, martabak, dan gorengan.
Nah, tepung inilah yang paling sering kita temui dan disebut sebagai tepung serbaguna karena fleksibel untuk berbagai makanan.
3. Tepung Terigu Protein Tinggi (protein sekitar 12-14%).
Adonan yang dihasilkan dari tepung ini sangat elastis, tidak mudah patah, karena gluten yang dihasilkan sangat kuat. Nah tepung jenis ini cocok banget buat kamu yang mau bikin roti tawar, mie, donat, atau masakan yang memiliki tekstur kenyal, empuk dan membutuhkan mengembang sempurna.
Lalu, Gimana Caranya Kita Tahu Perbedaan Jenis-Jenis Tepung Terigu?
Nah, supaya kita nggak asal pilih tepung, penting banget untuk tahu jenis tepung yang akan kita gunakan. Biasanya, produsen sudah mencantumkan jenis tepung pada kemasan, seperti ”protein rendah” atau ”tepung serbaguna”.
Namun jika kamu ingin lebih yakin, kamu dapat mengecek informasi kandungan nutrisinya di label kemasan, terutama pada bagian kadar proteinnya. Angka kadar protein yang tertera di label tersebut bukan asal tulis, lho.