Turut hadir perwakilan dari DPMD, Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang), Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) dan Camat Bandung, Nursain.
Kades Pangawinan, Kecamatan Bandung Mas’ud mengatakan untuk syarat-syarat ditetapkannya menjadi desa wisata pihaknya memastikan sudah mencapai 80 persen diantaranya BUMDes dan agrowisata. Disisi lain ia juga memastikan untuk masyarakat sangat antusias, karena meyakini jika menjadi desa wisata akan berdampak peningkatan terhadap perekonomian dan mengurangi pengangguran.
"Tujuannya kita ingin menciptakan lapangan pekerjaan, dan memberikan peluang para pelaku UMKM dengan membuat anyaman dari bambu. Intinya disini potensi alam akan kita kembangkan untuk bisa menarik daya tarik wisata,"ujarnya.
Camat Bandung Nursain berharap atas keinginan Desa Pengawinan menjadi desa wisata bisa terealisasi. Keinginan atas dasar partisipasi dengan mengikuti Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) pada Tahun 2020 dan Tahun 2021 menjadi juara kedua.
"Ditambah pada lomba perpustakaan juga pernah menjadi juara yang digelar Dinas Perpustakaan dan kearsipan Daerah, maka kami berharap semua OPD bisa mendukungnya,"ujarnya.
Pewarta: Yani
Editor: Herfa