Selasa, 22 September 2026

Banten Punya Peluang Besar, Andra Soni Genjot Program Satu Desa Satu Hektare Jagung

BAGIKAN:
Banten Punya Peluang Besar, Andra Soni Genjot Program Satu D...
0
Banten Punya Peluang Besar, Andra Soni Genjot Program Satu Desa Satu Hektare Jagung

SERANG – Pemerintah Provinsi Banten terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai salah satu fondasi ketahanan pangan sekaligus penggerak perekonomian masyarakat desa. Salah satu langkah yang kini mendapat perhatian adalah pengembangan budidaya jagung melalui program satu desa satu hektare.

Gubernur Banten Andra Soni menyatakan dukungannya terhadap program tersebut yang akan dikembangkan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Tani Indonesia Provinsi Banten. Program ini dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan produktivitas lahan sekaligus membuka sumber pendapatan baru bagi masyarakat di pedesaan.

Dukungan itu disampaikan Andra Soni saat menerima audiensi DPD Pemuda Tani Indonesia Provinsi Banten di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Rabu (5/8/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Andra Soni mengungkapkan gagasannya untuk mendorong pemanfaatan lahan sawah maupun perkebunan yang tersedia di setiap desa agar dapat dikembangkan menjadi lahan produktif untuk tanaman jagung.

Menurutnya, pengembangan komoditas jagung tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi pertanian. Lebih jauh, program tersebut dapat menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan dan mendukung agenda swasembada pangan nasional.

“Konsepnya satu desa satu hektare. Kita dorong lahan-lahan yang ada, baik sawah maupun perkebunan, agar bisa dimanfaatkan untuk penanaman jagung,” kata Andra.

Ia menilai Banten memiliki potensi yang cukup besar untuk menjadi salah satu daerah penghasil jagung. Potensi tersebut semakin terbuka karena kebutuhan jagung dari industri pakan ternak di wilayah Banten terbilang tinggi.

Andra menyebutkan terdapat sekitar 14 perusahaan pakan ternak yang beroperasi di Provinsi Banten, terutama di wilayah Serang dan Tangerang. Sejumlah perusahaan tersebut di antaranya PT Java, PT Pokpan, PT Sarun, PT Sigenta dan sejumlah perusahaan lainnya.

Respons Cepat Polsek Cikande Bersama Damkar Jinakkan Kebakaran Lahan Kosong di Desa Ketos
Artikel Selanjutnya

Respons Cepat Polsek Cikande Bersama Damkar Jinakkan Kebakaran Lahan Kosong di Desa Ketos

Diterbitkan: 8 Agustus 2026, 12:52 WIB · Diperbarui: 8 Agustus 2026, 12:52 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Pesan Kapolda Banten di UKW PWI: Kritis, Akurat dan Berpegang pada Etika

Konten Redaksi Selasa, 22 September 2026 | 20:45 WIB

Ketahanan Pangan Jadi Perhatian, Pemprov Banten Gandeng Akademisi dan Peneliti

Konten Redaksi Senin, 21 September 2026 | 18:22 WIB

Wagub Banten Minta BPKP Kawal APBD dari Hulu hingga Hilir

Konten Redaksi Senin, 21 September 2026 | 18:19 WIB

Banten Naik Dua Peringkat, Sabet Posisi 7 MTQ Nasional XXXI

Konten Redaksi Minggu, 20 September 2026 | 15:15 WIB

Pagi-Pagi, Lapas Serang Bagi Sarapan Gratis!

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 19 September 2026 | 17:26 WIB

Balai Silat PTBI Diresmikan, Kapolri Dorong Budaya Banten Mendunia

Konten Redaksi Sabtu, 19 September 2026 | 13:55 WIB

Pendapatan Banten Turun Rp363,91 Miliar, Belanja Dipangkas Rp414,74 Miliar

Konten Redaksi Sabtu, 19 September 2026 | 13:50 WIB

Pencarian 8 Korban Arupadhatu I Berakhir, Andra Soni: Harapan Belum Terputus

Konten Redaksi Sabtu, 19 September 2026 | 13:48 WIB

Pencarian Delapan Korban Berakhir, Andra Soni: Pendampingan Tetap Berlanjut

Konten Redaksi Kamis, 17 September 2026 | 23:02 WIB