Ikuti Kami
Sabtu, 26 September 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Kalapas Cianjur Prayogo Mubarak Motivasi Warga Binaan untuk Berani Berubah

Sabtu, 26 September 2026 | 12:22 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

CIANJUR – Masa menjalani pidana tidak harus menjadi titik akhir dalam kehidupan. Justru, masa tersebut dapat dimanfaatkan sebagai momentum untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Cianjur, Prayogo Mubarak, saat memberikan motivasi kepada warga binaan dalam pelatihan moralitas dan budi pekerti bertema “Who I Am”, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan yang digelar Lapas Kelas IIB Cianjur bersama Yayasan Pelatihan Moralitas Budi Pekerti Bangsa Indonesia itu diikuti 53 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Pelatihan dirancang untuk mengajak peserta mengenali diri, memahami potensi yang dimiliki, sekaligus membangun kesadaran untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih positif.

Dengan materi yang interaktif, para warga binaan diajak melakukan refleksi diri, memahami nilai-nilai kehidupan, serta menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pelajaran untuk menata masa depan.

Kalapas Prayogo Mubarak hadir langsung bersama jajaran pejabat struktural. Di hadapan para peserta, ia menekankan pentingnya memanfaatkan waktu selama menjalani masa pidana untuk membentuk pola pikir dan karakter yang lebih baik.

“Menjalani masa pidana bisa menjadi waktu terbaik untuk berbenah, membentuk pola pikir positif, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan baik,” ujar Prayogo.

Menurutnya, penguatan moralitas menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kesadaran dan karakter warga binaan agar lebih siap ketika kembali ke lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Melalui pembinaan berkelanjutan, Lapas Kelas IIB Cianjur berkomitmen memberikan ruang tumbuh bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi diri,” jelasnya.

Prayogo juga mengingatkan bahwa perubahan tidak selalu harus diawali dengan langkah besar. Keberanian untuk mengenali diri, mengakui kekurangan, dan memiliki kemauan untuk memperbaikinya merupakan bagian penting dalam menentukan arah kehidupan.

“Perubahan besar tidak harus dimulai dari langkah besar. Semuanya bisa dimulai dari keberanian untuk mengenal diri dan menyadari kekurangan. Hal ini penting untuk menentukan arah hidup yang lebih baik,” pungkasnya.

Sabtu, 26 September 2026 | 12:22 WIB
Artikel Selanjutnya

Sengketa Pesangon Teknisi Lion Air Rp400 Juta Masuk Babak Eksekusi

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Perselisihan Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai

Senin, 21 September 2026 | 23:27 WIB
↑ Kembali ke atas
Kalapas Cianjur Prayogo Mubarak Motivasi Warga Binaan untuk Berani Berubah

Bagikan artikel ini melalui