Jumat, 2 Oktober 2026

Jangan Membenci Bangsa Hanya Karena Ulah Penguasanya

BAGIKAN:
Jangan Membenci Bangsa Hanya Karena Ulah Penguasanya
0
Jangan Membenci Bangsa Hanya Karena Ulah Penguasanya

Kita boleh saja kecewa kepada penguasa yang zalim. Kita boleh mengkritik pemerintah yang haus akan kekuasaan. Kita boleh marah kepada mereka yang menggunakan jabatan bukan untuk mengabdi, melainkan untuk memperkaya diri, mempertahankan kepentingan kelompok, atau membungkam suara-suara yang berbeda.

Kita boleh tidak setuju dengan kebijakan yang dianggap merugikan rakyat. Kita juga berhak mempertanyakan keputusan para pemegang kekuasaan ketika kebijakan tersebut jauh dari rasa keadilan. Kritik bukanlah pengkhianatan. Menyampaikan kekecewaan bukan berarti membenci negeri sendiri. Justru dalam banyak keadaan, keberanian untuk mengkritik merupakan bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa.

Namun, ada satu hal yang harus kita bedakan. Jangan pernah membenci bangsa hanya karena kita kecewa kepada orang-orang yang sedang memegang kekuasaan.

Sebab bangsa dan penguasa bukanlah dua hal yang selalu sama.

Pemerintah dapat berganti. Penguasa dapat datang dan pergi. Jabatan memiliki batas waktu. Kekuasaan dapat berpindah tangan. Mereka yang hari ini berada di singgasana kekuasaan, suatu hari akan kembali menjadi bagian dari masyarakat biasa. Tetapi bangsa ini tetap ada. Tanah air ini tetap menjadi rumah. Sejarah perjuangan tetap menjadi bagian dari identitas kita.

Indonesia tidak lahir dari keserakahan segelintir orang.

Bangsa ini lahir dari rasa cinta.

Ia tumbuh dari pengorbanan para pendahulu yang rela kehilangan harta, keluarga, kenyamanan, bahkan nyawa demi sebuah cita-cita: hidup sebagai bangsa yang merdeka. Kemerdekaan tidak diberikan secara cuma-cuma. Ia dibayar dengan darah, air mata, pengorbanan, dan keberanian orang-orang yang mungkin namanya tidak pernah kita kenal.

Viral Upah Kupas Bawang, Tapi Jangan Lupakan Perintah Presiden Prabowo Kepada Kapolri dan Panglima TNI Usut Tambang Ilegal
Artikel Selanjutnya

Viral Upah Kupas Bawang, Tapi Jangan Lupakan Perintah Presiden Prabowo Kepada Kapolri dan Panglima TNI Usut Tambang Ilegal

Kontributor: Insan Faisal Ibrahim
Diterbitkan: 17 Agustus 2026, 20:01 WIB · Diperbarui: 18 Agustus 2026, 01:54 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Bangun Jiwa Technopreneur, Mahasiswa PK Terapkan Pembelajaran Berbasis Proyek di SMK Sawunggalih

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 01:29 WIB

Lapas Bandanaira Manfaatkan Lahan SAE untuk Dorong Kemandirian Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 22 September 2026 | 19:26 WIB

Rabin Pendekar Golok Tjiomas: Kisah Komik dan Jejak Sejarah Jawara Tangerang

Konten dari Pengguna Opini Senin, 21 September 2026 | 03:24 WIB

Menolak Lupa: Rentetan Peristiwa Kelam dalam Sejarah Indonesia di Bulan September

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 20 September 2026 | 16:05 WIB

Perampasan Aset Dari Tindak Pidana Korupsi (TPK)

Konten Redaksi Rabu, 9 September 2026 | 18:45 WIB

Ketika Politik Terlalu Ramai di Media Sosial, Apakah Rakyat Masih Menjadi Prioritas?

Konten dari Pengguna Opini Senin, 7 September 2026 | 13:10 WIB

Penyematan Kenaikan Pangkat, Lapas Bandanaira Dorong Profesionalisme dan Kinerja Petugas

Konten dari Pengguna Siaran Pers Senin, 7 September 2026 | 10:12 WIB

Jangan Membenci Bangsa Hanya Karena Ulah Penguasanya

Konten dari Pengguna Opini Senin, 17 Agustus 2026 | 20:01 WIB