Selasa, 29 September 2026

Tak Biasa! Water Cannon Polri Disulap Jadi ‘Irigasi Darurat’ untuk Sawah Petani Sidrap

BAGIKAN:
Tak Biasa! Water Cannon Polri Disulap Jadi ‘Irigasi Darurat’...
0
Tak Biasa! Water Cannon Polri Disulap Jadi ‘Irigasi Darurat’ untuk Sawah Petani Sidrap

Kapolres Sidrap menegaskan bahwa kehadiran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam situasi tertentu, polisi juga berupaya memberikan manfaat secara langsung, termasuk membantu masyarakat yang terdampak persoalan lingkungan dan kekeringan.

Upaya tersebut sekaligus menunjukkan bahwa ketahanan pangan menjadi perhatian bersama. Ketika petani menghadapi ancaman gagal panen, dampaknya bukan hanya dirasakan oleh pemilik sawah, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap ketersediaan pangan masyarakat.

Danyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan Kompol Dr. Ramli mengatakan pengerahan kendaraan AWC merupakan bentuk kepedulian Brimob terhadap masyarakat, khususnya para petani yang membutuhkan pasokan air.

Kolaborasi juga menjadi kunci dalam penanganan kondisi tersebut. Bantuan penyediaan air dilakukan melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten Sidrap, Polres Sidrap, dan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulawesi Selatan.

Pengerahan AWC tidak berhenti pada satu atau dua kali pendistribusian. Kendaraan tersebut direncanakan tetap disiagakan selama beberapa pekan ke depan. Distribusi air akan dilakukan secara berkala untuk membantu memenuhi kebutuhan tanaman padi hingga masa panen tiba.

Langkah ini menjadi angin segar bagi petani yang sebelumnya dihantui kekhawatiran melihat sawah mereka mulai kekurangan air.

Di tengah musim kemarau yang membuat sumber-sumber air semakin terbatas, kehadiran kendaraan water cannon di tengah hamparan sawah juga memperlihatkan sisi lain tugas kepolisian. Kendaraan yang biasanya digunakan dalam situasi pengamanan kini dimanfaatkan untuk misi kemanusiaan dan membantu mempertahankan produktivitas pertanian.

Bagi para petani, setiap pasokan air sangat berarti. Tanaman yang telah dirawat selama berbulan-bulan membutuhkan air yang cukup agar dapat bertahan hingga masa panen.

Tinggalkan Istri dan 3 Anak, Pria di Lebak Dijatuhi Pidana Pengawasan dan Ganti Rugi Rp49,2 Juta
Artikel Selanjutnya

Tinggalkan Istri dan 3 Anak, Pria di Lebak Dijatuhi Pidana Pengawasan dan Ganti Rugi Rp49,2 Juta

Diterbitkan: 14 Agustus 2026, 20:45 WIB · Diperbarui: 14 Agustus 2026, 20:45 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Dugaan Pencabulan Anak Dilaporkan, Polres Serang Pastikan Kasus Terus Diproses

Konten Redaksi Senin, 21 September 2026 | 15:07 WIB

Koruptor Dipenjara, Aset Jangan Ikut Aman

Konten Redaksi Minggu, 20 September 2026 | 12:21 WIB

Optimalisasi Pembinaan, Lapas Bandanaira Gandeng Peserta Magang Lakukan Asesmen Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 16 September 2026 | 10:30 WIB

18 Bangunan Liar Disikat, Pemkot Bandung Kembalikan Fungsi Saluran Air

Konten Redaksi Selasa, 15 September 2026 | 14:20 WIB

Cegah Penyelundupan Barang Terlarang, Lapas Batang Perketat Pemeriksaan Barang Titipan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 15 September 2026 | 13:21 WIB

Komitmen Zero Narkoba, Lapas Bandanaira Rutin Tes Urine Warga Binaan dan Petugas

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 15 September 2026 | 09:00 WIB

Perkuat Koordinasi dan Publikasi, Lapas Bandanaira Ikuti Pengarahan dan Sosialisasi Kehumasan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Senin, 14 September 2026 | 14:31 WIB

Celah Halinar, Lapas Bandanaira Razia Blok Hunian Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Senin, 14 September 2026 | 11:00 WIB