DISTRIKBANTENNEWS.COM, Marabahan - Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Marabahan menghadirkan layanan perpustakaan bagi warga binaan. Langkah ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan budaya literasi.
Layanan perpustakaan tersebut diresmikan pada Kamis lalu (4/2/2026)sebagai sarana edukasi dan pembinaan kepribadian di dalam rutan. Perpustakaan ini menyediakan beragam koleksi buku yang menarik dan bervariasi.
Koleksi buku mencakup tema keagamaan, motivasi, keterampilan, hingga pengetahuan umum. Keberagaman ini diharapkan dapat menumbuhkan minat baca warga binaan serta memberikan wawasan baru yang bermanfaat.
Wawasan tersebut diharapkan berguna baik selama menjalani masa pidana maupun setelah mereka kembali ke masyarakat. Pembina Kepribadian Rutan Marabahan, Syamsuddin, menyampaikan bahwa perpustakaan merupakan salah satu sarana penting dalam proses pembinaan karakter.
“Kami ingin membentuk pola pikir yang lebih positif bagi Warga Binaan. Literasi bukan hanya soal membaca, tetapi juga bagaimana mereka memahami, merenungkan, dan mengambil nilai-nilai baik dari setiap bacaan. Dari sanalah mereka akan belajar dan berkembang,” ujar Syamsuddin.
Salah satu warga binaan, AG, turut mengungkapkan minatnya dalam membaca buku di perpustakaan Rutan Marabahan.
“Dengan adanya perpustakaan, kami jadi punya kegiatan yang bermanfaat. Buku-buku yang tersedia cukup beragam dan membantu kami menambah pengetahuan serta memberikan motivasi untuk berubah menjadi lebih baik,” tutur AG.
Rutan Marabahan berharap budaya literasi dapat terus tumbuh dan menjadi bekal berharga bagi warga binaan.
“Budaya literasi diharapkan menjadi bekal berharga bagi Warga Binaan dalam menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan,” tutup Pembina Kepribadian Rutan Marabahan, Syamsuddin.
***