Jakarta - Pemerintah berencana kembali melakukan efisiensi belanja kementerian dan lembaga.
Langkah ini diambil sebagai strategi menahan tekanan fiskal akibat lonjakan harga minyak dunia, terutama karena konflik di Timur Tengah.
Namun, ruang efisiensi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara disebut tidak lagi luas.
Sekitar Rp335 triliun sudah terpakai lebih dulu untuk program Makan Bergizi Gratis .
Dana untuk MBG berasal dari relokasi anggaran pendidikan sebesar Rp223,6 triliun dan anggaran kesehatan Rp24,7 triliun.
Selain itu, ada relokasi fungsi ekonomi Rp19,7 triliun serta Rp67 triliun dari hasil efisiensi awal kementerian/lembaga.
Menurut Pendiri Haidar Alwi Institute , R. Haidar Alwi, sumber daya yang paling mudah dipangkas sudah lebih dulu digunakan.
Ruang efisiensi yang tersisa kini sempit dan penuh konsekuensi. APBN 2026 mencatat belanja pemerintah pusat sekitar Rp3.149,7 triliun.