Ia meminta jajaran Pemprov DKI Jakarta mengkaji kemungkinan penyusunan kebijakan khusus terkait penanganan bullying.
"Saya akan meminta Asisten Kesejahteraan Rakyat beserta jajaran untuk mempelajari apakah memang diperlukan Peraturan Gubernur yang berkaitan dengan penanganan bullying," tambahnya. Melalui Safari Ramadan ini, Gubernur Pramono menegaskan kehadiran Pemprov DKI Jakarta tidak hanya untuk bersilaturahmi.
Namun juga memberikan dukungan moral kepada para pasien yang tengah menjalani perawatan.
"Kami di sini untuk berbagi doa dan semangat, sekaligus memastikan para pasien yang sedang menjalani perawatan memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, bermutu, adil, dan merata," tutur Gubernur Pramono.
Ia menyebut, pelayanan publik yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan adalah fondasi penting mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Sejalan dengan itu, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan terus berkomitmen memperkuat layanan kesehatan mental masyarakat.
Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai upaya promotif, preventif, hingga rehabilitatif, mulai dari tingkat puskesmas hingga rumah sakit.
"Harapannya, masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan mental yang lebih baik sekaligus mendorong terciptanya lingkungan sosial yang lebih inklusif dan bebas stigma," pungkas Gubernur Pramono.
***