DISTRIKBANTENNEWS.COM, Serang - Wali Kota Serang Budi Rustandi menginstruksikan percepatan transformasi digital keuangan daerah. Targetnya, Kota Serang bisa masuk 10 besar nasional tahun ini.
Instruksi ini disampaikan Budi Rustandi dalam High Level Meeting Tim Percepatan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Semester 1 Tahun 2026. Pertemuan itu digelar di Hotel Wisata Baru pada Selasa lalu (10/2/2026).
Pertemuan tersebut mengusung tema "Transaksi Digital Menuju Ekosistem Keuangan Daerah Mandiri".
Budi Rustandi menekankan pentingnya integrasi sistem yang sempurna dan keamanan data masyarakat. menjadi fondasi tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Serang, W. Hari Pamungkas, sebelumnya memaparkan evaluasi kinerja tahun 2025.
Kota Serang berhasil menduduki peringkat ke-20 nasional dalam indeks elektronifikasi dengan nilai 73,8 pada tahun lalu. Bapenda Kota Serang memiliki target ambisius untuk tahun 2026, yaitu masuk jajaran 10 besar nasional.
Hari Pamungkas menekankan sinergi antar Organisasi Perangkat Daerah sangat penting untuk mencapai target ini. Wali Kota Serang juga menginstruksikan seluruh OPD, terutama yang mengelola pendapatan, untuk segera menuntaskan integrasi sistem pembayaran nontunai.
Ia meminta perluasan kanal pembayaran hingga ke platform e-commerce. Menurut Budi Rustandi, jika masyarakat bisa membayar belanjaan digital dengan mudah, maka membayar BPB atau layanan kependudukan pun harus semudah itu.
Ia juga menyoroti pentingnya kepercayaan publik dalam pelayanan transaksi digital.
"Integrasi tanpa celah adalah kunci efisiensi dan transparansi. Saya instruksikan seluruh OPD segera menuntaskan integrasi sistem pembayaran nontunai," ujar Budi Rustandi.
"Seiring meningkatnya transaksi digital, kita wajib menjamin keamanan data warga. Infrastruktur IT kita harus kuat dan tangguh terhadap ancaman cyber," tutup Budi Rustandi.
***