Berita Utama

Bupati Tangerang Resmikan IGD Baru dan Musholla Al-Taubah di RSUD Balaraja

Tangerang — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meresmikan Instalasi Gawat Darurat (IGD) baru dan Musholla Al-Taubah di RSUD Balaraja, Kabupaten Tangerang, Rabu (18/2/26).

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid mengungkapkan rasa syukur atas selesainya pembangunan dan renovasi fasilitas tersebut dalam rangka meningkatkan layanan kedaruratan dan mengakomodasi kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama para Kepala OPD, Inspektur, para asisten, staf ahli, dan camat menghadiri undangan Direktur RSUD Balaraja untuk meresmikan Musholla Al-Taubah dan IGD. IGD yang sebelumnya hanya memiliki 25 tempat tidur kini menjadi 51 tempat tidur untuk mengakomodir sekitar 100 pasien IGD setiap hari,” ujar Bupati Maesyal Rasyid

Ia menambahkan, peningkatan kapasitas IGD merupakan jawaban dan respons atas meningkatnya jumlah kunjungan pasien di RSUD Balaraja yang mencapai sekitar 700 kunjungan perhari. Menurutnya, pertumbuhan jumlah penduduk dan kebutuhan layanan kesehatan harus diimbangi dengan penyediaan fasilitas yang memadai.

Dia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam memastikan prioritas utama pelayanan kesehatan tanpa membedakan status jaminan kesehatan pasien.

“Kalau ada pasien, tangani dulu. Jangan ditanya BPJS atau tidak. Yang penting jiwanya diselamatkan. Setelah itu baru administrasinya diselesaikan. Pemerintah daerah juga masih menganggarkan program Jamkesda untuk membantu masyarakat yang belum terdaftar BPJS,” tegasnya.

Lanjut dia, pembangunan Musholla Al-Taubah dilakukan untuk menyediakan fasilitas ibadah yang lebih representatif bagi pasien, keluarga pasien, maupun pengunjung rumah sakit. Musholla tersebut dibangun di area yang mudah dijangkau dan memiliki kapasitas lebih besar dibandingkan musholla sebelumnya.

“Peresmian fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus memberikan kenyamanan bagi pasien dan keluarga yang berkunjung ke RSUD Balaraja,” jelasnya

Direktur RSUD Balaraja, dr. Corah Usman, menjelaskan bahwa penambahan kapasitas IGD dilakukan karena semakin tingginya kunjungan pasien darurat, sementara kapasitas sebelumnya terbatas.

“Setiap hari sekitar 100 kunjungan pasien IGD, sedangkan kapasitas yang ada hanya 25 tempat tidur. Penambahan ini juga untuk mengantisipasi antrean pasien rawat inap yang sementara harus ditangani di IGD,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa musholla baru dapat menampung sekitar 100 jemaah dan diperuntukkan bagi pasien rawat jalan, keluarga pasien, serta pengunjung rumah sakit. Pembangunan musholla dan renovasi IGD tersebut didanai dari anggaran BLUD RSUD Balaraja. ***

Related Posts

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *