LEBAK — Jembatan Merah Putih Presisi Polri di Kampung Bayah Satu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, resmi diresmikan pada Kamis (13/8/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari agenda nasional peresmian ribuan jembatan serta sumber air bersih yang dibangun TNI dan Polri untuk memperkuat akses masyarakat terhadap fasilitas dasar.
Gubernur Banten Andra Soni hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, Ketua DPRD Provinsi Banten Fahmi Hakim, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Banten. Prosesi peresmian dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari Istana Negara, Jakarta, dan diikuti secara virtual dari lokasi Jembatan Merah Putih Presisi di Bayah.
Sebelum kegiatan dimulai, Andra Soni bersama Kapolda Banten dan Ketua DPRD Banten menyambut kedatangan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo beserta rombongan di Lapangan Merdeka, Kecamatan Bayah.
Dalam sambutannya secara virtual, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut merupakan bagian dari pengabdian TNI dan Polri kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan dan sumber air bersih merupakan bentuk nyata kehadiran negara, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau.
“Hari ini kita resmikan 3.396 jembatan dan 3.000 sumber air bersih. Menjalankan misi pengabdian, misi bakti kepada rakyat. TNI adalah tentara rakyat. Polri adalah polisi rakyat,” ujar Prabowo.
Presiden menyampaikan, pembangunan jembatan dan penyediaan sumber air bersih tidak sekadar berkaitan dengan pembangunan fisik. Program tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong serta kebersamaan dalam menghadirkan manfaat pembangunan hingga ke berbagai pelosok Indonesia.
Prabowo menilai kerja bersama antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pembangunan. Menurutnya, negara harus mampu memastikan masyarakat di wilayah paling jauh sekalipun mendapatkan kualitas hidup yang semakin baik.
“Kita telah bahu membahu. Saudara telah menangkap apa arti menjadi pemimpin. Bahagianya bisa berbuat yang berarti bagi rakyat kita. Rakyat juga telah mengakui,” katanya.