Sabtu, 3 Oktober 2026

Provinsi Banten Capai Capaian Positif di Indikator Makro RPJMD

BAGIKAN:
Provinsi Banten Capai Capaian Positif di Indikator Makro RPJ...
0
Provinsi Banten Capai Capaian Positif di Indikator Makro RPJMD

Periode setahun pertama Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Dimyati Natakusumah, mencatatkan capaian positif pada target indikator makro Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025 - 2029. Beberapa capaian bahkan melampaui target nasional.

Pada tahun 2025, RPJMD Provinsi Banten menetapkan delapan target dari sembilan indikator makro. Indikator makro merupakan sekumpulan ukuran statistik yang menggambarkan kinerja perekonomian, sosial, dan pembangunan suatu wilayah.

Capaian indikator makro ini setiap tahun tercatat Badan Pusat Statistik (BPS) terdiri dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran terbuka, persentase penduduk miskin, gini ratio, produksi domestik regional bruto (PDRB), kontribusi PDRB provinsi, dan indeks kualitas lingkungan hidup.

Pada tahun 2025, IPM Provinsi Banten mencapai 77,25 poin. Capaian itu melampaui target RPJMD sebesar 76,50 dan menempatkan Provinsi Banten sebagai tujuh besar nasional dalam kategori IPM tinggi.

Hal serupa terjadi pada perekonomian Provinsi Banten tahun 2025 yang tumbuh 5,37 persen (year-on-year). Capaian ini juga melampaui target RPJMD selama 2 tahun berturut-turut, yakni tahun 2025 pada angka 5,20 persen dan tahun 2024 sebesar 4,79 persen.

Pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten bergerak positif ditopang oleh kinerja stabil pada sektor industri pengolahan, konstruksi, dan pertanian sebagai motor penggerak utama. Hal ini sejalan dengan realisasi investasi di Provinsi Banten yang meningkat signifikan pada tahun 2025 dengan nilai mencapai Rp 130,2 triliun.

Sementara, realisasi investasi tahun 2024 sebesar Rp 105,64 triliun.

Dalam menekan angka pengangguran, jumlah penduduk bekerja di Provinsi Banten juga mengalami peningkatan signifikan dengan total 5,80 juta orang pada Februari 2025. Begitu pun dengan pengentasan penduduk miskin.

Gubernur Banten: Kritik Mahasiswa adalah Vitamin Pembangunan
Artikel Selanjutnya

Gubernur Banten: Kritik Mahasiswa adalah Vitamin Pembangunan

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 21 Februari 2026, 19:22 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Jelang HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ziarah ke Makam Para Sultan

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Gudang Limbah B3, PT WPLI di Jawilan Terbakar

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Brigjen Pol Hendra Resmi Jabat Kapolda Banten

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 04:40 WIB

Andra Soni Sambut Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri: Sosok Tegas yang Humanis

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 19:36 WIB

FASI XIII di Banten, Dimyati Tekankan Peran Masjid Bentuk Generasi Qurani

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Dibangun Swadaya Warga, Jembatan Leuwi Kukuk Kini Resmi Digunakan

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat di Lebak, Andra Soni Dorong Siswa Kejar Cita-cita

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 21:10 WIB