KOTA SERANG – Sebuah insiden kebakaran terjadi di Jalan Raya Pandeglang, Lingkungan Sempu Banten Girang, RT 01 RW 17, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang, pada Senin (9/2/2026). Berdasarkan hasil penelusuran, api ternyata bermula dari kebakaran kasur milik warga, bukan akibat korsleting listrik maupun ledakan kompor gas.
Hal itu diungkapkan langsung oleh Wali Kota Serang, Budi Rustandi, usai melakukan asesmen lapangan bersama tim. Budi hadir di lokasi didampingi oleh Ketua Satgas Pembangunan dan Investasi Wahyu Nurjamil, perwakilan Badan Wakaf Al-Qur'an (BWA) Kota Serang, serta jajaran instansi terkait lainnya.
Menurut Budi, kebakaran bermula dari salah satu ruangan di rumah yang dihuni oleh 4 keluarga. "Informasi yang kami himpun, kebakaran ini bukan disebabkan oleh korsleting listrik atau kompor gas meledak, melainkan berasal dari kebakaran kasur milik salah satu warga," jelas Budi.
Beruntung, kata Budi warga sekitar bertindak sigap dan cepat begitu mengetahui kejadian. Mereka langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) untuk meminta bantuan.
Respons cepat ini menjadi kunci agar api tidak sempat meluas dan merambat ke permukiman warga lainnya, sehingga kerugian dapat diminimalisir.
Setelah melakukan pengecekan dan asesmen kondisi korban, lanjut Budi Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bersama BWA dan Dinas Sosial (Dinsos) langsung memberikan bantuan untuk meringankan beban para terdampak.
"Bantuan yang kami berikan meliputi sembako, kasur lipat, dan bantuan uang tunai sebesar Rp10.000.000. Semoga bantuan ini dapat sedikit membantu dan meringankan beban yang sedang dialami oleh para korban," ujar Budi.
Salah satu warga yang terdampak, Agus Humaidi (40), menceritakan kronologi yang ia alami. Saat kejadian, Agus sedang berada di luar rumah atau tepatnya di tempat kerja.