Budi berharap fasilitas baru ini tidak hanya menjadi bangunan semata, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi warga sekitar dan meningkatkan kenyamanan belajar bagi siswa.
"Semoga ini fasilitas ini bisa dimanfaatkan dengan warga Kota Serang. Tentunya kita lihat ruang kelas barunya dengan belajar yang baru-baru ya, ternyata muridnya di sini luar biasa," pungkasnya.
Sementara itu, berdasarkan sejumlah data nasional terbaru tahun 2024/2025, masalah putus sekolah di Indonesia masih sangat membayangi. Lebih dari 4 juta anak tercatat putus sekolah, dengan tingkat tertinggi di jenjang menengah (SMA/SMK).
Faktor ekonomi, minimnya fasilitas pendidikan, serta masalah sosial menjadi penyebab utama. Pada 2022, angka putus sekolah di jenjang SMP mencapai 1,06%, SMA 1,38%, dan SD 0,13%, dengan siswa laki-laki lebih banyak putus sekolah karena terdorong menjadi pekerja anak.***