Ia menyampaikan bahwa sebelumnya pemerintah kota telah mengajukan 526 orang ke Kemenpan RB untuk diangkat menjadi ASN paruh waktu.
“Kami masih membahas skema penyelesaian tenaga non database. Kami telah mengajukan 526 orang Non-database yang telah mengikuti seleksi CPNS tahun 2024, dan yang terdata di database tetapi tidak mengikuti seleksi apapun di tahun yang sama,” kata Budi.
Hafiz juga menegaskan bahwa anggaran untuk pembayaran honor tenaga non-ASN sudah disiapkan, namun pihaknya masih menunggu keputusan pusat.“Kami telah mengalokasikan anggaran untuk membayar honor tenaga non-ASN, namun masih menunggu keputusan dari Kemenpan RB,” ujarnya.
Untuk sisa 805 tenaga Non-R, Pemkot Serang akan mencari solusi terbaik agar mereka tetap mendapatkan kepastian kerja.
“Kami akan mencari solusi terbaik untuk tenaga non-ASN yang tidak diangkat menjadi ASN paruh waktu. Kami tidak akan merumahkan mereka,” pungkasnya. ***