Nasi putih menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Hampir setiap hidangan Nusantara disajikan bersama nasi, mulai dari lauk sederhana hingga menu istimewa.
Namun, di tengah tren hidup sehat dan diet rendah karbohidrat, muncul pertanyaan: apakah nasi putih benar-benar menyehatkan?
Para ahli gizi menjelaskan bahwa nasi tidak selalu buruk bagi tubuh, asalkan dikonsumsi dalam porsi yang tepat dan dipadukan dengan lauk bergizi seimbang.
Sumber Energi Utama Tubuh
Menurut Kementerian Kesehatan RI, nasi merupakan sumber utama karbohidrat kompleks yang berfungsi menyediakan energi bagi tubuh. Setiap 100 gram nasi putih mengandung sekitar 130 kalori dan 28 gram karbohidrat.
“Tubuh kita membutuhkan karbohidrat untuk bahan bakar utama otak dan otot. Jadi, nasi tetap penting, terutama bagi masyarakat yang aktif secara fisik,” jelas dr. Fransiska Kusuma, M.Gizi, ahli gizi klinis di Jakarta.
Namun, ia mengingatkan agar konsumsi nasi tidak berlebihan. Kelebihan karbohidrat yang tidak digunakan tubuh akan diubah menjadi lemak, sehingga berisiko meningkatkan berat badan dan gangguan metabolik.
Indeks Glikemik dan Risiko Diabetes