Senin, 5 Oktober 2026

Starlink, Ancaman Baru bagi Kedaulatan Digital Indonesia?

BAGIKAN:
Starlink, Ancaman Baru bagi Kedaulatan Digital Indonesia?
0
Starlink, Ancaman Baru bagi Kedaulatan Digital Indonesia?

JAKARTA - Henry Subiakto, seorang pakar di bidang media digital, mengekspresikan keprihatinannya terhadap potensi operasional Starlink, layanan internet satelit milik Elon Musk, di Indonesia. Menurutnya, dikutip pada keterangan tertulisnya.

Selasa, (21/5/24). Starlink tidak hanya berpotensi merugikan perusahaan telekomunikasi dan penyedia layanan internet nasional seperti Telkom dan Indosat, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh kelompok separatisme seperti KKB/OPM untuk komunikasi mereka yang tidak dapat terdeteksi oleh pemerintah Indonesia.

"Starlink berpotensi merusak NKRI tanpa pemerintah bisa mengontrolnya," kata Subiakto.

"Starlink ini di dunia lebih banyak digunakan oleh negara-negara satelit atau pendukung politik Amerika Serikat."

Subiakto menjelaskan bahwa Starlink adalah satelit Low Earth Orbit (LEO) yang beroperasi dengan ketinggian sekitar 340 hingga 1.200 km di atas permukaan bumi. Satelit ini dirancang untuk bekerja bersama-sama secara sinkron untuk menyediakan layanan internet.

Sebaliknya, satelit komunikasi konvensional ditempatkan di orbit geostasioner (GEO) sekitar 35.786 km di atas khatulistiwa bumi, di mana mereka tetap berada di satu titik relatif terhadap permukaan bumi.

"Starlink menggunakan teknologi phased-array untuk antena, yang memungkinkan satelit mengarahkan sinyal tanpa harus memindahkan satelit itu sendiri," jelas Subiakto.

"Sistem ini dirancang untuk latency rendah dan kecepatan tinggi. Alat penangkap sinyal satelit hanya menggunakan antena kecil dan alat seukuran laptop besar yang bisa dipindah-pindahkan."

Starlink: "Berbahaya" bagi Indonesia
Artikel Selanjutnya

Starlink: "Berbahaya" bagi Indonesia

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 21 Mei 2024, 01:01 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Inflasi Terkendali, Dompet Tetap Tertekan: Mengapa Angka Rata-rata Tidak Cukup?

Konten dari Pengguna Opini Sabtu, 3 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Bangun Jiwa Technopreneur, Mahasiswa PK Terapkan Pembelajaran Berbasis Proyek di SMK Sawunggalih

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 24 September 2026 | 01:29 WIB

Lapas Bandanaira Manfaatkan Lahan SAE untuk Dorong Kemandirian Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Selasa, 22 September 2026 | 19:26 WIB

Rabin Pendekar Golok Tjiomas: Kisah Komik dan Jejak Sejarah Jawara Tangerang

Konten dari Pengguna Opini Senin, 21 September 2026 | 03:24 WIB

Menolak Lupa: Rentetan Peristiwa Kelam dalam Sejarah Indonesia di Bulan September

Konten dari Pengguna Opini Minggu, 20 September 2026 | 16:05 WIB

Perampasan Aset Dari Tindak Pidana Korupsi (TPK)

Konten Redaksi Rabu, 9 September 2026 | 18:45 WIB

Ketika Politik Terlalu Ramai di Media Sosial, Apakah Rakyat Masih Menjadi Prioritas?

Konten dari Pengguna Opini Senin, 7 September 2026 | 13:10 WIB

Penyematan Kenaikan Pangkat, Lapas Bandanaira Dorong Profesionalisme dan Kinerja Petugas

Konten dari Pengguna Siaran Pers Senin, 7 September 2026 | 10:12 WIB

Jangan Membenci Bangsa Hanya Karena Ulah Penguasanya

Konten dari Pengguna Opini Senin, 17 Agustus 2026 | 20:01 WIB