Senin, 28 September 2026

Dari Kerokan ke Algoritma: Ketika Pengobatan Tradisional Bertemu Dunia Digital

BAGIKAN:
Dari Kerokan ke Algoritma: Ketika Pengobatan Tradisional Ber...
0
Dari Kerokan ke Algoritma: Ketika Pengobatan Tradisional Bertemu Dunia Digital
‎Tambah keterangan... Sumber: Ezagren/Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0.

“Badan nggak enak? Kerokan dulu.” Kalimat seperti ini rasanya sudah biasa kita dengar. Di banyak keluarga, kerokan bukan sekadar kebiasaan ketika badan terasa tidak enak, tetapi juga bagian dari pengetahuan kesehatan yang dikenalkan dari orang tua kepada anak.

Namun, cara kita mengenal pengobatan tradisional sekarang sudah berbeda. Kalau dulu cerita tentang kerokan, jamu, pijat tradisional, atau gurah lebih sering didapat dari keluarga dan orang sekitar, sekarang semuanya bisa muncul di layar ponsel. Satu video bisa ditonton ribuan orang dan dalam waktu singkat menjadi bahan pembicaraan di mana-mana.

Perkembangan ini tentu punya sisi positif. Media sosial dapat membantu memperkenalkan kembali pengetahuan tradisional kepada generasi muda. Tetapi ada persoalan yang tidak kalah penting: ketika sebuah kebiasaan atau pengalaman kesehatan dibagikan di internet, bagaimana kita tahu mana yang merupakan tradisi, mana pengalaman pribadi, dan mana klaim kesehatan yang memang didukung bukti?

Ketika Tradisi Pindah ke Media Sosial

Pengobatan tradisional tumbuh dari pengalaman dan kebudayaan masyarakat. WHO menjelaskan bahwa pengobatan tradisional merupakan bagian dari praktik kesehatan yang berkembang dalam konteks sejarah dan budaya yang beragam. Karena itu, pengobatan tradisional perlu dipandang dengan menghargai konteks budayanya, sekaligus memperhatikan keamanan, kualitas, dan bukti mengenai manfaatnya (World Health Organization [WHO], 2025).

Kerokan bisa menjadi contoh sederhana. Bagi sebagian orang, kerokan adalah kebiasaan keluarga yang sudah dilakukan sejak lama. Akan tetapi, ketika pengalaman tersebut dibawa ke media sosial lalu disertai klaim bahwa kerokan dapat mengatasi berbagai penyakit, persoalannya menjadi lebih luas. Pengalaman satu orang tidak otomatis berarti hasil yang sama akan dialami oleh semua orang.

Di titik ini, kita perlu membedakan dua hal yang sering tercampur: “saya pernah merasakan manfaatnya” dan “praktik ini sudah terbukti efektif.” Keduanya tidak selalu berarti hal yang sama.

Yang Sering Muncul Belum Tentu Benar

ILHAM 7S: Kreator Gaming Indonesia dengan Perjalanan Konsisten Membangun Komunitas Digital
Artikel Selanjutnya

ILHAM 7S: Kreator Gaming Indonesia dengan Perjalanan Konsisten Membangun Komunitas Digital

Kontributor: Ghefira Lia
Diterbitkan: 28 September 2026, 14:01 WIB · Diperbarui: 28 September 2026, 17:27 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Dari Kerokan ke Algoritma: Ketika Pengobatan Tradisional Bertemu Dunia Digital

Konten dari Pengguna Opini Senin, 28 September 2026 | 14:01 WIB

ILHAM 7S: Kreator Gaming Indonesia dengan Perjalanan Konsisten Membangun Komunitas Digital

Konten dari Pengguna Cerita Kamis, 24 September 2026 | 08:46 WIB

JENI NUR AINI Menuntaskan 10K Pertama di TNI Run 2026

Konten dari Pengguna Cerita Minggu, 20 September 2026 | 12:27 WIB

JIKA NEGERIKU BERSIH DARI KORUPSI

Konten Redaksi Jumat, 4 September 2026 | 20:44 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB

“Inside Out” Dorong Kemandirian Mitra dalam Pemberdayaan Anak Marginal di Panti Asuhan Miftahul Huda Blitar

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Beyond the Beach: Ketika Wisatawan Meracik Cerita dan Suvenirnya Sendiri di Bali

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Kamis, 20 Agustus 2026 | 10:27 WIB

Bibir Sumbing Bisa Terdeteksi Sejak Kehamilan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Konten Redaksi Senin, 10 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Ancaman Kesehatan di Balik Kebiasaan Tidur Larut Malam yang Sering Diabaikan

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Rabu, 5 Agustus 2026 | 09:11 WIB