Minggu, 20 September 2026

Koruptor Dipenjara, Aset Jangan Ikut Aman

BAGIKAN:
Koruptor Dipenjara, Aset Jangan Ikut Aman
0
Koruptor Dipenjara, Aset Jangan Ikut Aman

SURAKARTA — Pemberantasan korupsi dinilai tidak cukup hanya dengan menangkap dan memenjarakan pelaku. Negara juga harus memastikan aset yang berasal dari tindak pidana korupsi dapat ditelusuri, dirampas melalui proses hukum, dan dikembalikan untuk kepentingan negara.

Pandangan tersebut disampaikan Ketua Umum Dewan Pergerakan Advokat Republik Indonesia (DePA-RI), Dr. TM Luthfi Yazid, SH, LL.M, dalam pidato pelantikan pengurus DPC DePA-RI Kota Surakarta, Kabupaten Wonogiri, Boyolali, Sukoharjo, Sragen, dan Karanganyar di Solo, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Luthfi, korupsi tidak hanya berdampak pada keuangan negara. Praktik tersebut juga dapat menggerus kepercayaan masyarakat terhadap hukum dan institusi negara serta berdampak terhadap citra Indonesia di mata internasional.

“Korupsi bukan sekadar persoalan hukum. Korupsi menyangkut martabat bangsa, sebagaimana menjadi keprihatinan utama Wapres RI pertama, Moh. Hatta,” kata Luthfi.

Ia menilai, pemberantasan korupsi perlu diarahkan pada upaya mengejar hasil kejahatan, bukan semata-mata menghitung jumlah tersangka atau perkara yang berhasil diproses.

Luthfi mendorong pendekatan follow the money, yakni menelusuri aliran dana dan aset yang diduga berasal dari tindak pidana korupsi.

“Jangan sampai seseorang dipidana, tetapi aset yang diperoleh dari hasil korupsi tetap aman dan kemudian dinikmati oleh keluarga, anak dan kroninya. Pemberantasan korupsi harus menyentuh hasil kejahatannya,” tegasnya.

Dorong RUU Perampasan Aset

Tak Perlu ke Surabaya, Sejarah TNI AL Bisa Diakses Lewat Muspuspal Digital
Artikel Selanjutnya

Tak Perlu ke Surabaya, Sejarah TNI AL Bisa Diakses Lewat Muspuspal Digital

Diterbitkan: 20 September 2026, 12:21 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Koruptor Dipenjara, Aset Jangan Ikut Aman

Konten Redaksi Minggu, 20 September 2026 | 12:21 WIB

Tak Perlu ke Surabaya, Sejarah TNI AL Bisa Diakses Lewat Muspuspal Digital

Konten Redaksi Sabtu, 19 September 2026 | 19:55 WIB

Dari Stik Es Krim Jadi Karya, Lapas Bandanaira Dorong Warga Binaan Lebih Produktif

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 19 September 2026 | 16:16 WIB

Balai Silat PTBI Diresmikan, Kapolri Dorong Budaya Banten Mendunia

Konten Redaksi Sabtu, 19 September 2026 | 13:55 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Gelar Sholat Istisqa Bersama Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 18 September 2026 | 19:19 WIB

Pusterad Jadikan Maulid Nabi Momentum Perkuat Pengabdian

Konten Redaksi Jumat, 18 September 2026 | 16:57 WIB

Lapas Bandanaira Gelar Salat Istisqa, Warga Binaan Diajak Perbanyak Istighfar dan Doa

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 18 September 2026 | 09:39 WIB

Perkuat Pembinaan Kerohanian, Lapas Bandanaira Koordinasi dengan KUA Banda

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 11:18 WIB

Produktif dan Berkelanjutan, Lapas Bandanaira Kembali Panen Sayuran Hidroponik

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 11:07 WIB

Perkuat Pengamanan Hari Libur, Polsek Cipocok Jaya Laksanakan Patroli Sambang ke Lapas Serang

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 09:20 WIB

APROPI Dorong Pestisida Bermutu untuk Perkuat Ketahanan Pangan Indonesia

Konten Redaksi Rabu, 16 September 2026 | 18:30 WIB