Selasa, 20 Oktober 2026

Usulan Koruptor Dihukum Mati, Efek Jera atau Uang Negara Harus Kembali?

BAGIKAN:
Usulan Koruptor Dihukum Mati, Efek Jera atau Uang Negara Har...
0
Usulan Koruptor Dihukum Mati, Efek Jera atau Uang Negara Harus Kembali?

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman termasuk pihak yang mendukung penerapan hukuman mati, terutama terhadap pelaku korupsi dengan kerugian negara dalam jumlah sangat besar.

Menurut Boyamin, korupsi merupakan kejahatan luar biasa karena dampaknya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Ketika anggaran publik diselewengkan, dampaknya bisa merembet pada buruknya layanan pendidikan, kesehatan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Namun, di sisi lain, Boyamin juga menilai perampasan aset harus menjadi bagian penting dari strategi pemberantasan korupsi. Menurut dia, pelaku korupsi tidak cukup hanya dijatuhi hukuman penjara apabila hasil kejahatannya masih dapat dinikmati oleh pelaku maupun keluarganya.

Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa hukuman mati dan perampasan aset sebenarnya berada dalam dua jalur yang berbeda. Hukuman mati berorientasi pada pemberian sanksi maksimal terhadap pelaku, sementara perampasan aset berorientasi pada pemulihan kerugian dan menghilangkan keuntungan ekonomi dari tindak pidana.

Karena itu, perdebatan mengenai hukuman mati semestinya tidak membuat perhatian terhadap pemulihan aset negara menjadi terabaikan.

Bagi masyarakat, uang negara yang hilang akibat korupsi memiliki arti jauh lebih konkret. Dana yang seharusnya digunakan untuk membangun sekolah, rumah sakit, jalan, jembatan, menyediakan bantuan sosial atau memperkuat pelayanan publik justru berpindah ke tangan pribadi.

Jika pelaku dijatuhi hukuman berat tetapi aset hasil korupsi tidak berhasil dikembalikan, persoalan kerugian negara belum sepenuhnya selesai.

Sebaliknya, apabila negara mampu merampas dan mengembalikan aset hasil korupsi secara efektif, pelaku tidak hanya kehilangan kebebasan, tetapi juga kehilangan keuntungan ekonomi yang menjadi salah satu motif kejahatan.

Kapolres Bobby Danuardi Tegaskan Pentingnya Peran Warga Jaga Kamtibmas di Cilegon
Artikel Selanjutnya

Kapolres Bobby Danuardi Tegaskan Pentingnya Peran Warga Jaga Kamtibmas di Cilegon

Diterbitkan: 26 Agustus 2026, 18:04 WIB · Diperbarui: 26 Agustus 2026, 18:04 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Tertib dan Aman, Polda Banten Apresiasi Peserta Penyampaian Aspirasi

Konten Redaksi Minggu, 4 Oktober 2026 | 23:29 WIB

PN Bandung Tolak Praperadilan Wabup Indramayu, Status Tersangka Tetap Sah

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Tak Sekadar Catat Identitas, Lapas Cianjur Petakan Kebutuhan Warga Binaan

Konten Redaksi Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:55 WIB

Bongkar Sampai Akar! Mahasiswa Soroti 52 Juta Batang Rokok Ilegal di Merak

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 13:28 WIB

BPOM Bongkar Gudang Produk Ilegal di Tangerang, 459 Ribu Produk Diamankan

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Polres Serang Respons Keluhan Debu PT Yanfa, Fakta Lapangan Akan Didalami

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

Lapas Bandanaira Lakukan Pengawasan dan Penertiban Barang serta Fasilitas Kamar Hunian

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 30 September 2026 | 14:56 WIB