CILEGON — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Cilegon, Banten, terus diperkuat melalui kolaborasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat.
Komitmen tersebut ditunjukkan dalam Apel Besar Sabuk Kamtibmas dan Doa Bersama yang digelar Polres Cilegon Polda Banten di Lapangan Apel Satya Haprabu Polres Cilegon, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.
Apel dipimpin langsung Kapolres Cilegon AKBP M. Probandono Bobby Danuardi. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat sinergi seluruh unsur masyarakat sekaligus memperkuat peran bersama dalam menciptakan situasi Kota Cilegon yang aman, tertib, dan kondusif.
Sejumlah unsur pimpinan dan perwakilan instansi turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Dandim 0623 Cilegon Letkol Inf. Imam Bochori, perwakilan Lanal Banten Pgs. Kasat Faslan Kapten Laut (S) Suprapto, perwakilan Kejaksaan Negeri Cilegon Adi, Paursubbag Dalops Satpol PP Kota Cilegon Adriano Setyawan, Sekretaris MUI Cilegon H. Sutisna Abas, Ketua Umum Bandrong Mustasim, Ketua Terumbu Feriana, Ketua PHRI Cilegon H. Joni, serta Sekretaris IPSI Fatur.
Kekuatan Sabuk Kamtibmas dalam apel tersebut juga cukup beragam. Peserta berasal dari berbagai kelompok masyarakat dan unsur keamanan, mulai dari satu pleton ojek online, satu pleton security perusahaan, satu pleton Satpol PP, tiga pleton anggota Polres Cilegon, satu pleton anggota TNI, satu pleton Senkom, hingga satu pleton gabungan TAKDIR, IPSI, dan Bandrong.
Keberagaman peserta itu menunjukkan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata menjadi tugas aparat kepolisian. Masyarakat memiliki peran penting dalam mendeteksi potensi gangguan sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang aman.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh peserta bersama-sama membacakan Ikrar Sabuk Kamtibmas. Ikrar itu menjadi bentuk komitmen bersama untuk mendukung terciptanya keamanan di Kota Cilegon, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta mendukung program pembangunan pemerintah daerah.
Kapolres Cilegon AKBP M. Probandono Bobby Danuardi menegaskan bahwa Apel Besar Sabuk Kamtibmas tidak boleh dipandang sebatas kegiatan seremonial. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi pengingat sekaligus penguatan komitmen seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas.