“Alasan apa anda memfitnah ayah saya menelantarkan anaknya?” tulisnya.
Meski menyampaikan bantahan dengan tegas, Sayyid Jundi tetap menyatakan simpati terhadap persoalan keluarga yang dialami Ario Kiswinar.
“Saya turut berduka cita mas atas musibah itu mas,” katanya.
Namun, ia meminta agar persoalan tersebut tidak melibatkan anak-anak yang memiliki pengalaman keluarga berbeda. Menurutnya, setiap keluarga mempunyai perjalanan dan kondisi masing-masing sehingga tidak semestinya digeneralisasi.
“Keadaan anda jangan membawa anak-anaknya,” tulis Sayyid Jundi dalam unggahannya.
Pernyataan Sayyid Jundi tersebut kemudian menambah dinamika polemik yang berkembang di media sosial dan melibatkan nama Dahnil Anzar Simanjuntak serta Ario Kiswinar Teguh.
Klarifikasi dari Sayyid Jundi menjadi perhatian karena disampaikan langsung oleh salah satu anak Dahnil. Ia memberikan kesaksian mengenai kondisi dirinya dan saudara-saudaranya setelah perceraian kedua orang tua mereka.
Dalam konteks perdebatan di media sosial, pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan adanya sudut pandang berbeda mengenai persoalan keluarga yang tengah menjadi perbincangan. Sayyid Jundi meminta publik melihat persoalan tersebut secara proporsional dan tidak menyeret dirinya maupun saudara-saudaranya ke dalam konflik yang tidak mereka alami.